<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968</id><updated>2012-01-18T06:35:47.074-08:00</updated><title type='text'>Oase Kehidupan Cinta</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-5107063373503377505</id><published>2009-11-27T21:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T21:42:55.596-08:00</updated><title type='text'>Cerita Cinta Sejati</title><content type='html'>Namaku Linda dan aku memiliki sebuah kisah cinta yang memberikanku sebuah pengajaran tentangnya. Ini bukanlah sebuah kisah cinta hebat dan mengagumkan seperti dalam novel-novel romantis, tetapi tetap bagiku ia adalah kisah yang jauh lebih mengagumkan dari semua novela tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda dan ibuku, Yasmine Ghauri. Mereka bertemu di sebuah majlis resepsi pernikahan dan kata ayahku dia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika ibuku masuk ke dalam ruangan. Saat itu dia tahu, inilah wanita yang akan dikahwininya. Ia menjadi kenyataan dan mereka telah bernikah selama 40 tahun dengan tiga orang anak. Aku anak sulung, telah berkahwin dan memberikan mereka dua orang cucu. Ibu bapaku hidup bahagia dan selama bertahun-tahun telah menjadi ibu bapa yang sangat baik bagi kami, membimbing kami dengan penuh cinta kasih dan kebijaksanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat suatu hari ketika aku masih berusia belasan tahun. Beberapa jiran kami mengajak ibuku pergi ke pembukaan pasaraya yang menjual alat-alat keperluan rumah tangga. Mereka mengatakan hari pembukaan adalah waktu terbaik untuk berbelanja barang keperluan kerana barang sangat murah dengan kualiti yang berpatutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ibuku menolaknya kerana ayahku sebentar lagi akan pulang dari kerja. Kata ibuku,”Ibu tak akan pernah meninggalkan ayahmu sendirian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara itu yang selalu ditegaskan oleh ibuku kepadaku. Apapun yang terjadi, sebagai seorang wanita, aku wajib bersikap baik terhadap suamiku dan selalu menemaninya dalam keadaan apapun, baik miskin, kaya, sihat mahupun sakit. Seorang wanita harus menjadi teman hidup suaminya. Banyak orang tertawa mendengar hal itu. Menurut mereka, itu hanyalah lafaz janji pernikahan, omongan kosong belaka. Tapi aku tetap mempercayai nasihat ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari, bertahun-tahun kemudian, kami sekeluarga mengalami berita duka. Setelah ulang tahun ibuku yang ke-59, ibuku terjatuh di kamar mandi dan menjadi lumpuh. Doktor mengatakan kalau saraf tulang belakang ibuku tidak berfungsi lagi, dia harus menghabiskan sisa hidupnya di pembaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku, seorang lelaki yang masih sihat di usia tuanya. Tetapi dia tetap setia merawat ibuku, menyuapinya, bercerita segala hal dan membisikkan kata-kata cinta pada ibu. Ayahku tak pernah meninggalkannya. Selama bertahun-tahun, hampir setiap hari ayahku selalu menemaninya. Ayahku pernah mengilatkan kuku tangan ibuku, dan ketika ibuku bertanya ,”Untuk apa kau lakukan itu? Aku sudah sangat tua dan hodoh sekali”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku menjawab, “Aku ingin kau tetap merasa cantik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pekerjaan ayahku sehari-hari, merawat ibuku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ibu berkata padaku sambil tersenyum,”Kau tahu, Linda. Ayahmu tak akan pernah meninggalkan aku…kau tahu kenapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng, dan ibuku berkata, “Kerana aku tak pernah meninggalkannya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda dan Ibuku, Yasmine Ghauri, mereka memberikan kami anak-anaknya pelajaran tentang tanggungjawab, kesetiaan, rasa hormat, saling menghargai, kebersamaan, dan cinta kasih. Bukan dengan kata-kata, tapi mereka memberikan contoh dari kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COPAS baik untuk pembelajaran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-5107063373503377505?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/5107063373503377505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/cerita-cinta-sejati.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5107063373503377505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5107063373503377505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/cerita-cinta-sejati.html' title='Cerita Cinta Sejati'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-8298981723067726870</id><published>2009-11-27T19:31:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T19:32:03.378-08:00</updated><title type='text'>Proses Penciptaan wanita</title><content type='html'>Tentang Penciptaan Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan menciptakan wanita, Malaikat datang dan bertanya, “Mengapa begitu lama Tuhan?”&lt;br /&gt;Tuhan menjawab, “ Sudahkah engkau lihat semua detail yang Aku buat untuk menciptakan mereka? Dua tangan ini harus bisa membersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastic. Setidaknya terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan…dan semua dilakukannya dengan dua tangan ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat itu takjub, “ Hanya dengan 2 tangan?...Impossible!”&lt;br /&gt;“ Oh tidak!!Aku akan menyelesaikan ciptaan hari ini, karena ini adalah ciptaan favoritku, oh iya dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu, “ Tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan?”&lt;br /&gt;“ Yah, Aku membuatnya begitu lembut, tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang Aku berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dia bisa berpikir?” Tanya Malaikat&lt;br /&gt;Tuhan menjawab, “ Tak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi. Manusia akan menyebutnya PEREMPUAN, dia akan menjadi ciptaanKu yang paling dihormati karena darinya akan lahir pembesar dan penguasa bumi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat itu menyentuh dagunya..&lt;br /&gt;“ Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya”.&lt;br /&gt;“ Itu bukan lelah atau rapuh…itu Air Mata”, jawab Tuhan.&lt;br /&gt;“ Untuk apa?” Tanya Malaikat.&lt;br /&gt;Tuhan melanjutkan, “Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebahagiaan”.&lt;br /&gt;“Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini akan sungguh menakjubkan!” seru Malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tersenyum, kataNya, “Wanita ini akan mempuyai kekuatan mempesona bagi laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, terharu saat tertawa, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Dia tidak menolak kalo melihat yang lebih baik. Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTANYA TANPA SYARAT&lt;br /&gt;“ Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang. Dia girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih saat mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup, dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan terdiam sejenak, lalu Dia berkata “Hanya 1 kekurangan dari Wanita.&lt;br /&gt;“DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tugasnya itulah perempuan diberi kekuatan oleh Allah..&lt;br /&gt;Allah telah memberikan kekuatan pada perempuan, karena ditangannya akan terlahir penerus keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang baik terlahir dari kehebatan seorang ibu yang mengasuh dan membesarkannya.&lt;br /&gt;Di balik kesuksesan suami, ada istri yang hebat yang mendampinginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya wanita harus di perlakukan dengan baik, agar jiwanya terbangun dengankasih sayang dan kesabaran. Kasih dan sayang sepanjang waktu dalammendampingi anak-nak dan keluarganya tanpa perasaan tersakiti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga di harapkan perempuan dapat menjalankan fungsinya dengan baik di dalam keluarga maupun masyarakat..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-8298981723067726870?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/8298981723067726870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/proses-penciptaan-wanita.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8298981723067726870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8298981723067726870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/proses-penciptaan-wanita.html' title='Proses Penciptaan wanita'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-6021993437085309939</id><published>2009-11-23T19:58:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T19:59:52.946-08:00</updated><title type='text'>Relationship  Needs Space also</title><content type='html'>It is important to spend quality time together but it is equally important to give space to each other. Let him go hunting while you go shopping. Each of us like to do certain things that our partners don’t like and for that we need to give space to each other. If one likes fishing then the other need not hang around to watch the catches. We can always encourage and give space to our partners to do the things they like.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;People in a happy relationship always don’t cling to each other all the time; they give space to each other. Too much of sweet never gives you the taste! Thus too much of togetherness too gets cramping. You don’t have to be together all the time to keep your relationship intact. Be together yet give space to each other. Encourage each other to spend time for the things they like. If possible try to establish a set time for this purpose. Perhaps you could plan out every Friday night as a single night when you and your partner could do things you like to do on your own. But one thing you should always remember; Trust your partner. To keep a relationship healthy there has to be trust between the partners. There has to be an open positive exchange of trust. If this is lacking then you need to contemplate over it. If you keep drilling your partner and always try keep an account of what he/she did last night then you are actually not giving the needed space. You should learn to trust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There should be openness in your relationship so that both can spend time on their own without the guilt of ignoring each other. It has to be a mutual agreement. Spending time with the company of others such as other family members, friends and colleagues is equally important. You should never pretend to give up meting your friends; family you love or give up activities you love, that should not happen. Never deprive yourself of the things you like as you will never be happy with yourself and your partner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You need to love yourself first before you love somebody else. When you are on your own you are able to understand yourself better and your relationships with others. Therefore it is very important to spend time alone without your partner. When you are alone you become the individual you that your partner loved you for. Give space to yourself and don’t lose your identity. All of us need time in aloofness to understand and know ourselves better, to do the things we enjoy. It is only then we can be our individual self in love with ourselves and our partners. It is the key to a healthy relationship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How can you miss your lover when you are always clinging to each other? You have to be apart to miss each other and know the depth of your love .It is only when you are away from your lover you realize how much you love him/her.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For the survival of a long lasting relationship private privacy is important.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(the source:http://ezinearticles.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-6021993437085309939?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/6021993437085309939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/relationship-needs-space-also.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6021993437085309939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6021993437085309939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/relationship-needs-space-also.html' title='Relationship  Needs Space also'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-2481384949438934832</id><published>2009-11-20T03:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-20T03:05:45.572-08:00</updated><title type='text'>cinta  Ali &amp; Fatimah Az-zahra</title><content type='html'>Cinta adalah hal fitrah yang tentu saja dimiliki oleh setiap orang,&lt;br /&gt;namun bagaimanakah membingkai perasaan tersebut&lt;br /&gt;agar bukan Cinta yang mengendalikan Diri kita&lt;br /&gt;Tetapi Diri kita yang mengendalikan Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cukup sulit menemukan teladan dalam hal tersebut&lt;br /&gt;disekitar kita saat ini&lt;br /&gt;Walaupun bukan tidak ada..&lt;br /&gt;barangkali, kita saja yang tidak mengetahui saking rapatnya dikendalikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi,&lt;br /&gt;kebanyakan justru yang tampak ke permukaan adalah yang justru seharusnya tidak kita contoh&lt;br /&gt;Kekurangan teladan?&lt;br /&gt;Mungkin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah fragmen dari Khalifah ke-4, Suami dari Putri kesayangan Rasulullah&lt;br /&gt;tentang membingkai perasaan dan&lt;br /&gt;Bertanggung jawab akan perasaan tersebut&lt;br /&gt;“Bukan janj-janji”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini diambil dari buku Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A.Fillah&lt;br /&gt;chapter aslinya berjudul “Mencintai sejantan ‘Ali”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah.&lt;br /&gt;Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya.&lt;br /&gt;Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta.&lt;br /&gt;Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta.&lt;br /&gt;Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.&lt;br /&gt;Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ’Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya!&lt;br /&gt;Maka gadis cilik itu bangkit.&lt;br /&gt;Gagah ia berjalan menuju Ka’bah.&lt;br /&gt;Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam.&lt;br /&gt;Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.&lt;br /&gt;Mengagumkan!&lt;br /&gt;‘Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan.&lt;br /&gt;Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi.&lt;br /&gt;Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah.&lt;br /&gt;Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, Radhiyallaahu ’Anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali.&lt;br /&gt;Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakr.&lt;br /&gt;Kedudukan di sisi Nabi?&lt;br /&gt;Abu Bakr lebih utama,&lt;br /&gt;mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ’Ali,&lt;br /&gt;namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi.&lt;br /&gt;Lihatlah bagaimana Abu Bakr menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah&lt;br /&gt;sementara ’Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya..&lt;br /&gt;Lihatlah juga bagaimana Abu Bakr berda’wah.&lt;br /&gt;Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakr; ’Utsman, ’Abdurrahman ibn ’Auf, Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab..&lt;br /&gt;Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti ’Ali.&lt;br /&gt;Lihatlah berapa banyak budak muslim yang dibebaskan dan para faqir yang dibela Abu Bakr; Bilal, Khabbab, keluarga Yassir, ’Abdullah ibn Mas’ud..&lt;br /&gt;Dan siapa budak yang dibebaskan ’Ali?&lt;br /&gt;Dari sisi finansial, Abu Bakr sang saudagar, insyaallah lebih bisa membahagiakan Fathimah.&lt;br /&gt;’Ali hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ’Ali.&lt;br /&gt;”Aku mengutamakan Abu Bakr atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan.&lt;br /&gt;Ia adalah keberanian, atau pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu.&lt;br /&gt;Lamaran Abu Bakr ditolak.&lt;br /&gt;Dan ’Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri.&lt;br /&gt;Ah, ujian itu rupanya belum berakhir.&lt;br /&gt;Setelah Abu Bakr mundur,&lt;br /&gt;datanglah melamar Fathimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa,&lt;br /&gt;seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum muslimin berani tegak mengangkat muka,&lt;br /&gt;seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut.&lt;br /&gt;’Umar ibn Al Khaththab.&lt;br /&gt;Ya, Al Faruq,&lt;br /&gt;sang pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah.&lt;br /&gt;’Umar memang masuk Islam belakangan,&lt;br /&gt;sekitar 3 tahun setelah ’Ali dan Abu Bakr.&lt;br /&gt;Tapi siapa yang menyangsikan ketulusannya?&lt;br /&gt;Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar pemahaman?&lt;br /&gt;Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya ’Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya pada kaum muslimin?&lt;br /&gt;Dan lebih dari itu,&lt;br /&gt;’Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata,&lt;br /&gt;”Aku datang bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku masuk bersama Abu Bakr dan ’Umar..”&lt;br /&gt;Betapa tinggi kedudukannya di sisi Rasul, di sisi ayah Fathimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu coba bandingkan bagaimana dia berhijrah dan bagaimana ’Umar melakukannya.&lt;br /&gt;’Ali menyusul sang Nabi dengan sembunyi-sembunyi, dalam kejaran musuh yang frustasi karena tak menemukan beliau Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;Maka ia hanya berani berjalan di kelam malam.&lt;br /&gt;Selebihnya, di siang hari dia mencari bayang-bayang gundukan bukit pasir.&lt;br /&gt;Menanti dan bersembunyi.&lt;br /&gt;’Umar telah berangkat sebelumnya.&lt;br /&gt;Ia thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka’bah.&lt;br /&gt;”Wahai Quraisy”, katanya.&lt;br /&gt;”Hari ini putera Al Khaththab akan berhijrah.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, anaknya menjadi yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silakan hadang ’Umar di balik bukit ini!”&lt;br /&gt;’Umar adalah lelaki pemberani.&lt;br /&gt;’Ali, sekali lagi sadar.&lt;br /&gt;Dinilai dari semua segi dalam pandangan orang banyak, dia pemuda yang belum siap menikah.&lt;br /&gt;Apalagi menikahi Fathimah binti Rasulillah! Tidak.&lt;br /&gt;’Umar jauh lebih layak.&lt;br /&gt;Dan ’Ali ridha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Ia mengambil kesempatan.&lt;br /&gt;Itulah keberanian.&lt;br /&gt;Atau mempersilakan.&lt;br /&gt;Yang ini pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ’Ali bingung ketika kabar itu meruyak.&lt;br /&gt;Lamaran ’Umar juga ditolak.&lt;br /&gt;Menantu macam apa kiranya yang dikehendaki Nabi?&lt;br /&gt;Yang seperti ’Utsman sang miliarder kah yang telah menikahi Ruqayyah binti Rasulillah?&lt;br /&gt;Yang seperti Abul ’Ash ibn Rabi’ kah, saudagar Quraisy itu, suami Zainab binti Rasulillah?&lt;br /&gt;Ah, dua menantu Rasulullah itu sungguh membuatnya hilang kepercayaan diri.&lt;br /&gt;Di antara Muhajirin hanya ’Abdurrahman ibn ’Auf yang setara dengan mereka.&lt;br /&gt;Atau justru Nabi ingin mengambil menantu dari Anshar untuk mengeratkan kekerabatan dengan mereka?&lt;br /&gt;Sa’d ibn Mu’adz kah, sang pemimpin Aus yang tampan dan elegan itu?&lt;br /&gt;Atau Sa’d ibn ’Ubadah, pemimpin Khazraj yang lincah penuh semangat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?”, kalimat teman-teman Ansharnya itu membangunkan lamunan.&lt;br /&gt;”Mengapa engkau tak mencoba melamar Fathimah? Aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi..”&lt;br /&gt;”Aku?”, tanyanya tak yakin.&lt;br /&gt;”Ya. Engkau wahai saudaraku!”&lt;br /&gt;”Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa kuandalkan?”&lt;br /&gt;”Kami di belakangmu, kawan! Semoga Allah menolongmu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’Ali pun menghadap Sang Nabi.&lt;br /&gt;Maka dengan memberanikan diri, disampaikannya keinginannya untuk menikahi Fathimah.&lt;br /&gt;Ya, menikahi.&lt;br /&gt;Ia tahu, secara ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya.&lt;br /&gt;Hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya.&lt;br /&gt;Tapi meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap?&lt;br /&gt;Itu memalukan! Meminta Fathimah menantikannya di batas waktu hingga ia siap?&lt;br /&gt;Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang.&lt;br /&gt;”Engkau pemuda sejati wahai ’Ali!”, begitu nuraninya mengingatkan.&lt;br /&gt;Pemuda yang siap bertanggungjawab atas rasa cintanya.&lt;br /&gt;Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya.&lt;br /&gt;Pemuda yang yakin bahwa Allah Maha Kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamarannya berjawab, ”Ahlan wa sahlan!”&lt;br /&gt;Kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi.&lt;br /&gt;Dan ia pun bingung.&lt;br /&gt;Apa maksudnya?&lt;br /&gt;Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat penerimaan atau penolakan.&lt;br /&gt;Ah, mungkin Nabi pun bingung untuk menjawab.&lt;br /&gt;Mungkin tidak sekarang.&lt;br /&gt;Tapi ia siap ditolak.&lt;br /&gt;Itu resiko.&lt;br /&gt;Dan kejelasan jauh lebih ringan daripada menanggung beban tanya yang tak kunjung berjawab.&lt;br /&gt;Apalagi menyimpannya dalam hati sebagai bahtera tanpa pelabuhan.&lt;br /&gt;Ah, itu menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bagaimana jawab Nabi kawan? Bagaimana lamaranmu?”&lt;br /&gt;”Entahlah..”&lt;br /&gt;”Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;”Menurut kalian apakah ’Ahlan wa Sahlan’ berarti sebuah jawaban!”&lt;br /&gt;”Dasar tolol! Tolol!”, kata mereka,&lt;br /&gt;”Eh, maaf kawan.. Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua!&lt;br /&gt;Ahlan saja sudah berarti ya. Sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa Sahlan kawan! Dua-duanya berarti ya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ’Ali pun menikahi Fathimah.&lt;br /&gt;Dengan menggadaikan baju besinya.&lt;br /&gt;Dengan rumah yang semula ingin disumbangkan kawan-kawannya tapi Nabi berkeras agar ia membayar cicilannya.&lt;br /&gt;Itu hutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keberanian untuk mengorbankan cintanya bagi Abu Bakr, ’Umar, dan Fathimah.&lt;br /&gt;Dengan keberanian untuk menikah.&lt;br /&gt;Sekarang.&lt;br /&gt;Bukan janji-janji dan nanti-nanti.&lt;br /&gt;’Ali adalah gentleman sejati.&lt;br /&gt;Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel,&lt;br /&gt;“Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan cinta para pejuang.&lt;br /&gt;Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggungjawab.&lt;br /&gt;Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Seperti ’Ali.&lt;br /&gt;Ia mempersilakan.&lt;br /&gt;Atau mengambil kesempatan.&lt;br /&gt;Yang pertama adalah pengorbanan.&lt;br /&gt;Yang kedua adalah keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata tak kurang juga yang dilakukan oleh Putri Sang Nabi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam suatu riwayat dikisahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa suatu hari (setelah mereka menikah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah berkata kepada ‘Ali,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ali terkejut dan berkata, “kalau begitu mengapa engkau mau manikah denganku? dan Siapakah pemuda itu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tersenyum Fathimah berkata, “Ya, karena pemuda itu adalah Dirimu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini disampaikan disini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan untuk membuat kita menjadi mendayu-dayu atau romantis-romantis-an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini disampaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agar kita bisa belajar lebih jauh dari ‘Ali dan Fathimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa ternyata keduanya telah memiliki perasaan yang sama semenjak mereka belum menikah tetapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan rapat keduanya menjaga perasaan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan yang insyaAllah akan indah ketika waktunya tiba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-2481384949438934832?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/2481384949438934832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/belajar-cinta-dari-ali-fatimah-az-zahra.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/2481384949438934832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/2481384949438934832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/belajar-cinta-dari-ali-fatimah-az-zahra.html' title='cinta  Ali &amp; Fatimah Az-zahra'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-4456444548189599454</id><published>2009-11-16T00:45:00.001-08:00</published><updated>2009-11-16T00:48:44.976-08:00</updated><title type='text'>4 pelukan sehari buat Pasangan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p 	{mso-style-priority:99; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika suami ingin berangkat kerja, sepulang kantor, sebelum tidur dan ketika bangun tidur, sempatkan untuk memeluknya. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog &lt;strong&gt;Dr. Ludwig F.Lowenstein&lt;/strong&gt; mengatakan, menyatunya debaran jantung antara pria dan wanita dapat membangkitkan ‘hormon cinta’, sehingga membuat pasangan yang sering berpelukan selalu memiliki mood baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajak pendapat yang  dilakukan pada 4000 pasangan, mendapatkan kesimpulan bahwa pasangan yang mengaku merasa bahagia dengan perkawinannya, setidaknya menghabiskan 22 aktivitas yang dilakoni berdua, tanpa anak-anak selama sebulan. Entah itu, makan malam romatis, atau nonton bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti bertanya pada pasangan yang menggambarkan pernikahan ‘bahagia’ atau ‘sangat bahagia’ untuk menghitung seberapa sering mereka menghabiskan waktu berdua sebagai usaha menjaga keutuhan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis dari respon mereka menyarankan pasangan yang menginginkan kebahagiaan seharusnya menghabiskan waktu tujuh malam berdua setiap bulan dengan dua kali makan malam romantis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan yang didapat dari jajak pendapat ini, bahwa para suami sebaiknya memberikan istri-istri mereka bunga atau bingkisan lainnya setidaknya sebulan sekali. Tapi, elemen lain yang tak kalah penting, istri atau suami juga dianjurkan menghabiskan waktu sendiri alias ‘me time’ tanpa pasangan sekali sebulan. Hal ini untuk memberikan ruang gerak pria atau wanita untuk mendapatkan udara segar di luar urusan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, akibat sama-sama sibuk, banyak pasangan yang cenderung menyepelekan kebutuhan ini. Tak bisa dipungkiri, sehari rasanya waktu sudah tidak cukup untuk membagi antara karier dan keluarga. Apalagi mencari waktu berdua dengan pasangan.  Masalahnya, jika kemesraan Anda dan pasangan tidak dipupuk, lama-kelamaan akan layu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, menurut Ludwig, padatnya kesibukan pasangan masa kini, membuat kegiatan romantis berdua agak sulit dijalani. “Tak perlu susah-susah menyamakan jadwal untuk bisa pergi berdua. Bila Anda meluangkan diri memeluk pasangan setiap ada kesempatan, efeknya pada perkawinan Anda juga cukup dahsyat,”ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu dipatok kapan Anda memeluk pasangan. Yang penting, jika ada kesempatan jangan dilewatkan. Jadi, sudahkah Anda memeluk pasangan hari ini?&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-4456444548189599454?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/4456444548189599454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/4-pelukan-sehari-buat-pasangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4456444548189599454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4456444548189599454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/4-pelukan-sehari-buat-pasangan.html' title='4 pelukan sehari buat Pasangan'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-1573685261621113798</id><published>2009-11-16T00:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T00:44:31.906-08:00</updated><title type='text'>Kunci Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CSATELL%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anda ingin membuat pasangan bahagia dan merasa beruntung telahbersama anda ? Hal itu sebenarnya tidaklah sulit. Terapkanlah salah satu atau beberapa tips berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Beri waktu untuk sendiri&lt;br /&gt;Selain pekerjaan dan keluarga, seorang pria membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Katakan pada pasangan bahwa Anda mengerti akan hal itu. Namun, jangan sampai melupakan diri anda. Anda dapat membahasnya berdua tentang bagaimana dan seberapa sering dia dapat menggunakan waktunya untuk diri sendiri. sebaliknya juga demikian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dengarkanlah dia&lt;br /&gt;Ada saatnya spasangan menuntut perhatian penuh dengan meminta Anda mendengarkan ceritanya. Mungkin tentang sesuatu yang bukan minat Anda seperti tentang hubungan kaliankesayangannya. Pandai-pandailah bersikap. Tak ada ruginya, kok, memberi perhatian atas apa yang diceritakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Beri waktu untuk sosialisasi&lt;br /&gt;Berkumpul bersama teman-teman bagi seorang pria sangatlah penting. Dia bebas bercerita apa saja dan memberinya semangat baru. Pengertian yang Anda berikan padanya ketika dia ingin pergi keluar bersama teman-temannya membuatnya merasakan kedekatan yang luar biasa tanpa tuntutan yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Beri perhatian kecil&lt;br /&gt;Perhatian-perhatian kecil sangat berarti bagi pasangan. Hal ini mengingatkannya pada kebutuhannya dan penemuan atas dirinya yang merupakan prioritas misalnya nanya apa yayang udah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Beri pujian&lt;br /&gt;Rasa percaya diri pria dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pasangan, baik kehebatannya dalam mempertahankan hubunganh, patut diberi pujian sesering mungkin. Pastikan pujian itu tulus serta tidak berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Beri kepercayaan&lt;br /&gt;Jangan selalu mengatakan padanya untuk berhati-hati dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya lain tidak dipercaya dan hal ini dapat menjadi bumerang bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Wujudkan impiannya&lt;br /&gt;Bila dia mengatakan pada Anda bahwa suatu hari, dia sungguh-sungguh ingin naik gunung, coba tanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda berikan pada pasangan? Dukungan atau malah mau menghancurkannya? Dengan segala permasalahan yang dihadapi, perlu juga memberikan sedikit ruang untuk mewujudkan petualangan yang nyata.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-1573685261621113798?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/1573685261621113798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/kunci-kebahagiaan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1573685261621113798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1573685261621113798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/kunci-kebahagiaan.html' title='Kunci Kebahagiaan'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-8285109124440495132</id><published>2009-11-13T21:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-15T18:18:27.383-08:00</updated><title type='text'>Ujung Pelangi</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Pasangan pernikahan yang serasi itu tidak berarti di dalam rumah tangganya bebas dari pertengkaran; justru ada orang bilang pertengkaran itu merupakan bumbu di dalam keluarga, asalkan tidak ringan tangan, artinya tidak memakai pukul memukul. Itulah sebabnya diperlukan hikmat untuk menempatkan pertengkaran itu pada situasi dan kondisi yang tepat. Ada seorang rekan saya menganjurkan bahwa apabila suami isteri bertengkar harus diperhatikan fokus dan konteks persoalannya, jangan mencampuri hal-hal yang di luar konteks, jadi konsisten pada topiknya. &lt;strong&gt;Misalnya :&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;kalau yang dipermasalahkan adalah masalah A jangan mengungkit-ungkit masalah B apalagi masalah B itu sudah terjadi tiga bulan yang lalu&lt;/em&gt;, itu artinya di luar konteks.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kadang hanya karena komunikasi yang berhenti, salah pengertian, cemburu buta, telah menciptakan reaksi yang menggemparkan, hal semacam ini harus diwaspadai oleh keluarga-keluarga. Saya coba menawarkan sebuah akronim untuk menggambarkan tentang cinta kasih seorang cowok terhadap cewek dan sebaliknya. Dengan singkatnya jadikan pasangan anda itu the F-I-R-S-T.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;1. F = Faith &lt;br /&gt;2. I = Inisiatif  &lt;br /&gt;3. R = Relationship  &lt;br /&gt;4. S = Sharing  &lt;br /&gt;5. T = Talking&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;F = Faith&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Jurus ini mau tidak mau dikeluarkan juga, soalnya kalau seseorang asal comot mencari pacar, cukup sulit juga nantinya. Apalagi dari tadi kita udah bilang orang yang pacaran itu bukan suatu kegiatan mainan, sebab risikonya cukup besar, buktinya ada yang stress, depresi berat dan bunuh diri gara-gara pacaran. Nah, pilihlah yang beriman, artinya yang takut akan Tuhan. Seorang yang memiliki pacara yang takut Tuhan bakal aman, sebab ia bakal dipercaya walaupun berpisah lama. Namun bukan itu tujuannya, yang paling penting kalau imannya sungguh-sungguh pada Tuhan, maka segala persoalan hidupnya bakal ada jalan keluar, walaupun prosesnya tidak lancer.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;I = Inisiatif&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Inisiatif itu penting, sebab mereka yang berpacaran tidak sedang berpacaran dengan patung, yang dihadapi adalah manusia yang hidup memiliki akal pikiran dan perasaan. Yang dimaksud dengan inisistif di sini adalah satu dengan pasangannya senantisa berusaha menjadi yang terbaik bagi pasangannya. Tidak memerlukan aba-aba atau keluhan, setiap kebutuhan yang diperlukan oleh pasangannya sudah dipantau jauh-jauh hari dan selalu berusaha untuk membantunya memperlengkapi dan mencukupi apa yang dibutuhkan. Bayangkan saja kalau si cowok dan cewek slaing memperhatikan, pastilah tidak ada tempat untuk menerima perhatian dari luar. Namun seandainya satu dengan yang lain tanpa inisiatif sama sekali, tentunya merka bakal mendapat perhatian dari yang lain, inilah yang sering kali menjadi penyebab tersayatnya cinta kasih itu, yang paling penting adalah kalau ada kekeliruan harus dijelaskan dari hati ke hati, bukan dengan kemarahan yang tidak terkontrol.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada zaman dinasti T'ang; tersebutlah seorang pemuda yang bernama Wang III. Ia merupakan seorang pemuda desa yang bodoh. Suatu hari istrinya menyuruh Wang III membeli sebuah sisir. Karena takut sang suami lupa maka ia menunjuk bulan yang berbentuk sabit di langit dan berkata, "Belikan aku sebuah sisir, tetapi bentuknya harus sama seperti bulan itu."&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Beberapa hari kemudian, tibalah bulan purnama. Wang III ingat kembali apa yang di pesan sang istri. Maka iapun pergi membeli sebuah cermin yang berbentuk bulat sesuai dengan bentuk bulan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika sang istri melihat cermin itu, betapa kagetnya dia dan cemburu, lalu ia berlari pulang ke rumah orang tuanya dan berkata, "Suami saya rupanya sudah main serong dengan seorang perempuan lain". Sang ibu mertua melihat ke cermin dan sambil mengeluh kemudian berkata, "Seharusnya ia memilih seorang wanita yang muda! Mengapa ia mengambil perempuan yang tua dan jelek ini?"&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika seseorang merasa pasangan anda kurang berinisiatif untuk memperhatikannya, bahkan sekarang perhatiannya ditujukan pada orang lain, maka perlu diselesaikan dari hati ke hati, tidak seperti cerita di atas yang cara penyelesaiannya dengan membabi buta.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;R = Relationship   &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Menjalin hubungan termasuk yang sangat penting juga dalam pacaran, sebab melalui relasi ini, satu dengan yang lain dapat saling mengenal lebih dalam lagi. Agak sulit kalau pada jaman dulu orang berpacaran dengan jarak jauh, selain jaraknya jauh, merka juga tidak ada terjalin hubungan. Jadi boleh dibilang satu dengan yang lain tidak saling kenal. Nah, yang saling kenal ini kemudian bakal menikah, dan mereka hidup di dalam satu atap. Latar belakang keluarga, pendidikan, karakter, sifat dan sebagainya semua beda, maka tidak heran kalau ada perang dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;S = Sharing&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Yang namanya berbagi menuntut sikap memberikan diri dan juga mendengarkan pasangan anda, tatkala menjalani hidup bersama semestinya kita peka terhadap pasangan tersebut. Selain itu juga penuh pengertian memahami orang lain. Pada waktu berpacaran yang kita temukan adalah segala kebaikan, namun apabila sudah menikah keburukan itu muncul. Mulai dari yang negatif, ketidak rapian, kurang tertib, jorok dan sebagainya. Itu sebabnya ada orang mengatakan kepada kita apabila belum nikah bukalah mata lebar-lebar, namun setelah menikah mesti tutup sebelah mata.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berbagi juga berarti saling menanggung kesulitan atau persoalan, sehingga tercipta adanya saling pengertian. Kita yang berasal dari keluarga, latar belakang yang berbeda, tradisi yang tidak sama, apabila hendak dipersatukan tentu menimbulkan berbagai kesulitan, untuk itu dibutuhkan saling pengertian, dan saling mengalah; sungguh indahnya pacaran yang demikian.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;T = Talking&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Saling berkomunikasi sangat penting di dalam hubungan suami isteri. Kehidupan di dunia yang begitu keras yang mengharuskan suami-isteri bekerja, sering kali kita kehilangan komunikasi. Sewaktu berpacaran mungkin berkomunikasi via telpon berjam-jam tidak masalah, surat menyurat sampai panjang lebar dan segudang, namun setelah menikah hal itu tidak kita lakukan lagi. Komunikasi dipentingkan selain menjaga kita agar tetap dekat, kita juga akan tetap memperhatikan satu dengan yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kegagalan di dalam komunikasi ditandai dengan seringnya menghindari diri berkomunikasi, misalnya trauma kalau nanti ngomong jadi bertengkar atau menyakiti hati, lalu pacarannya menjadi ngajak nonton, ngajak jalan dan makan-makan. Sehingga akhirnya sudah berpacaran bertahun-tahunpun tidak sanggup mengenal lebih dalam tentang pasangannya. Masalahnya akan menjadi besar tatkala merka bermaksud menikah, waktu itu kebobrokan masing-masing baru terbongkar.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sebenarnya Komunikasi itu tidak harus melalui kata-kata, kadang senyum, gerakan, peragaan dan sebagainya termasuk komunikai. Seorang cewek yang pada waktu cuci piring kedengarannmya seperti dibanting, kita tahu dia lagi emosi, nah kalau sadar lagi emosi, maka harus cepat-cepat mengendalikan diri. Pakailah pikiran yang diberikan Tuhan untuk menguasai emosi kita, jangan terbalik, sehingga emosi yang menguasai pikiran kita.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Seorang suami yang baru selesai bertengkar dengan isterinya memutuskan untuk tidak mau saling menyapa. Pagi-pagi sang suami telah berangkat ke kantor dan sekarang dilakukan tanpa pamit pada isterinya. Malam sehabis makan, ia langsung masuk ke kamar dan tidur, demikian yang dilakukan suami setiap hari. Sementara itu isterinya juga tidak mau menyapa suaminya, baginya yang penting ia sudah menyediakan makanan untuk suaminya, dan itu sudah cukup.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Suatu malam, karena keesokan harinya, si suami harus berangkat ke kantor lebih pagi, maka ia cepat-cepat pergi tidur. Namun sebelumnya, ia terlebih dahulu menulis di secarik kertas satu kalimat yang berbunyi "Ma, besok pagi jam 05.00 bangunkan saya ya..." Salam Papa. Lalu ia meletakkannya di atas meja dan tertidurlah pulas.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Keesokan paginya, si suami bangun jam 08.00, itu berarti ia terlambat tiga jam. Ia marah sekali, sebab isterinya tidak membangunkan dia. Tetapi ketika ia turun dari tempat tidur, ia melihat secarik kertas, tetapi bukan tulisannya yang kemarin, melainkan tulisan isterinya yang berbunyi "Pa, pa bangun, sekarang sudah jam 05.00, nanti engkau terlambat? Salam Mama. Dari cerita di atas, kita dapat memetik pelajaran bahwa, gengsi, telah berakibat fatal.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Seandainya kita komitmen untuk menjadikan pasangan kita the FIRST, maka satau dengan yang lain tidak perlu saling ngotot, bayangkan saja kalau satu dengan yang lain saling mengalah. Jika anda punya pacar saat ini, yakinkan dia juga mebaca tulisan ini, sehingga adanya keseimbangan, anda tidak hanya mempraktekkannya sendirian, pasangan anda juga mempraktekkannya. Sungguh asyik pacaran bukan !&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pasangan pernikahan yang serasi itu tidak berarti di dalam rumah tangganya bebas dari pertengkaran; justru ada orang bilang pertengkaran itu merupakan bumbu di dalam keluarga, asalkan tidak ringan tangan, artinya tidak memakai pukul memukul. Itulah sebabnya diperlukan hikmat untuk menempatkan pertengkaran itu pada situasi dan kondisi yang tepat. Ada seorang rekan saya menganjurkan bahwa apabila suami isteri bertengkar harus diperhatikan fokus dan konteks persoalannya, jangan mencampuri hal-hal yang di luar konteks, jadi konsisten pada topiknya. &lt;strong&gt;Misalnya :&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;kalau yang dipermasalahkan adalah masalah A jangan mengungkit-ungkit masalah B apalagi masalah B itu sudah terjadi tiga bulan yang lalu&lt;/em&gt;, itu artinya di luar konteks.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kadang hanya karena komunikasi yang berhenti, salah pengertian, cemburu buta, telah menciptakan reaksi yang menggemparkan, hal semacam ini harus diwaspadai oleh keluarga-keluarga Kristen. Saya coba menawarkan sebuah akronim untuk menggambarkan tentang cinta kasih seorang cowok terhadap cewek dan sebaliknya. Dengan singkatnya jadikan pasangan anda itu the F-I-R-S-T.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;1. F = Faith &lt;br /&gt;2. I = Inisiatif  &lt;br /&gt;3. R = Relationship  &lt;br /&gt;4. S = Sharing  &lt;br /&gt;5. T = Talking&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;F = Faith&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Jurus ini mau tidak mau dikeluarkan juga, soalnya kalau seseorang asal comot mencari pacar, cukup sulit juga nantinya. Apalagi dari tadi kita udah bilang orang yang pacaran itu bukan suatu kegiatan mainan, sebab risikonya cukup besar, buktinya ada yang stress, depresi berat dan bunuh diri gara-gara pacaran. Nah, pilihlah yang beriman, artinya yang takut akan Tuhan. Seorang yang memiliki pacara yang takut Tuhan bakal aman, sebab ia bakal dipercaya walaupun berpisah lama. Namun bukan itu tujuannya, yang paling penting kalau imannya sungguh-sungguh pada Tuhan, maka segala persoalan hidupnya bakal ada jalan keluar, walaupun prosesnya tidak lancer.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;I = Inisiatif&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Inisiatif itu penting, sebab mereka yang berpacaran tidak sedang berpacaran dengan patung, yang dihadapi adalah manusia yang hidup memiliki akal pikiran dan perasaan. Yang dimaksud dengan inisistif di sini adalah satu dengan pasangannya senantisa berusaha menjadi yang terbaik bagi pasangannya. Tidak memerlukan aba-aba atau keluhan, setiap kebutuhan yang diperlukan oleh pasangannya sudah dipantau jauh-jauh hari dan selalu berusaha untuk membantunya memperlengkapi dan mencukupi apa yang dibutuhkan. Bayangkan saja kalau si cowok dan cewek slaing memperhatikan, pastilah tidak ada tempat untuk menerima perhatian dari luar. Namun seandainya satu dengan yang lain tanpa inisiatif sama sekali, tentunya merka bakal mendapat perhatian dari yang lain, inilah yang sering kali menjadi penyebab tersayatnya cinta kasih itu, yang paling penting adalah kalau ada kekeliruan harus dijelaskan dari hati ke hati, bukan dengan kemarahan yang tidak terkontrol.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada zaman dinasti T'ang; tersebutlah seorang pemuda yang bernama Wang III. Ia merupakan seorang pemuda desa yang bodoh. Suatu hari istrinya menyuruh Wang III membeli sebuah sisir. Karena takut sang suami lupa maka ia menunjuk bulan yang berbentuk sabit di langit dan berkata, "Belikan aku sebuah sisir, tetapi bentuknya harus sama seperti bulan itu."&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Beberapa hari kemudian, tibalah bulan purnama. Wang III ingat kembali apa yang di pesan sang istri. Maka iapun pergi membeli sebuah cermin yang berbentuk bulat sesuai dengan bentuk bulan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika sang istri melihat cermin itu, betapa kagetnya dia dan cemburu, lalu ia berlari pulang ke rumah orang tuanya dan berkata, "Suami saya rupanya sudah main serong dengan seorang perempuan lain". Sang ibu mertua melihat ke cermin dan sambil mengeluh kemudian berkata, "Seharusnya ia memilih seorang wanita yang muda! Mengapa ia mengambil perempuan yang tua dan jelek ini?"&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika seseorang merasa pasangan anda kurang berinisiatif untuk memperhatikannya, bahkan sekarang perhatiannya ditujukan pada orang lain, maka perlu diselesaikan dari hati ke hati, tidak seperti cerita di atas yang cara penyelesaiannya dengan membabi buta.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;R = Relationship   &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Menjalin hubungan termasuk yang sangat penting juga dalam pacaran, sebab melalui relasi ini, satu dengan yang lain dapat saling mengenal lebih dalam lagi. Agak sulit kalau pada jaman dulu orang berpacaran dengan jarak jauh, selain jaraknya jauh, merka juga tidak ada terjalin hubungan. Jadi boleh dibilang satu dengan yang lain tidak saling kenal. Nah, yang saling kenal ini kemudian bakal menikah, dan mereka hidup di dalam satu atap. Latar belakang keluarga, pendidikan, karakter, sifat dan sebagainya semua beda, maka tidak heran kalau ada perang dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;S = Sharing&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Yang namanya berbagi menuntut sikap memberikan diri dan juga mendengarkan pasangan anda, tatkala menjalani hidup bersama semestinya kita peka terhadap pasangan tersebut. Selain itu juga penuh pengertian memahami orang lain. Pada waktu berpacaran yang kita temukan adalah segala kebaikan, namun apabila sudah menikah keburukan itu muncul. Mulai dari yang negatif, ketidak rapian, kurang tertib, jorok dan sebagainya. Itu sebabnya ada orang mengatakan kepada kita apabila belum nikah bukalah mata lebar-lebar, namun setelah menikah mesti tutup sebelah mata.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berbagi juga berarti saling menanggung kesulitan atau persoalan, sehingga tercipta adanya saling pengertian. Kita yang berasal dari keluarga, latar belakang yang berbeda, tradisi yang tidak sama, apabila hendak dipersatukan tentu menimbulkan berbagai kesulitan, untuk itu dibutuhkan saling pengertian, dan saling mengalah; sungguh indahnya pacaran yang demikian.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;T = Talking&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;Saling berkomunikasi sangat penting di dalam hubungan suami isteri. Kehidupan di dunia yang begitu keras yang mengharuskan suami-isteri bekerja, sering kali kita kehilangan komunikasi. Sewaktu berpacaran mungkin berkomunikasi via telpon berjam-jam tidak masalah, surat menyurat sampai panjang lebar dan segudang, namun setelah menikah hal itu tidak kita lakukan lagi. Komunikasi dipentingkan selain menjaga kita agar tetap dekat, kita juga akan tetap memperhatikan satu dengan yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kegagalan di dalam komunikasi ditandai dengan seringnya menghindari diri berkomunikasi, misalnya trauma kalau nanti ngomong jadi bertengkar atau menyakiti hati, lalu pacarannya menjadi ngajak nonton, ngajak jalan dan makan-makan. Sehingga akhirnya sudah berpacaran bertahun-tahunpun tidak sanggup mengenal lebih dalam tentang pasangannya. Masalahnya akan menjadi besar tatkala merka bermaksud menikah, waktu itu kebobrokan masing-masing baru terbongkar.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sebenarnya Komunikasi itu tidak harus melalui kata-kata, kadang senyum, gerakan, peragaan dan sebagainya termasuk komunikai. Seorang cewek yang pada waktu cuci piring kedengarannmya seperti dibanting, kita tahu dia lagi emosi, nah kalau sadar lagi emosi, maka harus cepat-cepat mengendalikan diri. Pakailah pikiran yang diberikan Tuhan untuk menguasai emosi kita, jangan terbalik, sehingga emosi yang menguasai pikiran kita.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Seorang suami yang baru selesai bertengkar dengan isterinya memutuskan untuk tidak mau saling menyapa. Pagi-pagi sang suami telah berangkat ke kantor dan sekarang dilakukan tanpa pamit pada isterinya. Malam sehabis makan, ia langsung masuk ke kamar dan tidur, demikian yang dilakukan suami setiap hari. Sementara itu isterinya juga tidak mau menyapa suaminya, baginya yang penting ia sudah menyediakan makanan untuk suaminya, dan itu sudah cukup.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Suatu malam, karena keesokan harinya, si suami harus berangkat ke kantor lebih pagi, maka ia cepat-cepat pergi tidur. Namun sebelumnya, ia terlebih dahulu menulis di secarik kertas satu kalimat yang berbunyi "Ma, besok pagi jam 05.00 bangunkan saya ya..." Salam Papa. Lalu ia meletakkannya di atas meja dan tertidurlah pulas.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Keesokan paginya, si suami bangun jam 08.00, itu berarti ia terlambat tiga jam. Ia marah sekali, sebab isterinya tidak membangunkan dia. Tetapi ketika ia turun dari tempat tidur, ia melihat secarik kertas, tetapi bukan tulisannya yang kemarin, melainkan tulisan isterinya yang berbunyi "Pa, pa bangun, sekarang sudah jam 05.00, nanti engkau terlambat? Salam Mama. Dari cerita di atas, kita dapat memetik pelajaran bahwa, gengsi, telah berakibat fatal.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Seandainya kita komitmen untuk menjadikan pasangan kita the FIRST, maka satau dengan yang lain tidak perlu saling ngotot, bayangkan saja kalau satu dengan yang lain saling mengalah. Jika anda punya pacar saat ini, yakinkan dia juga mebaca tulisan ini, sehingga adanya keseimbangan, anda tidak hanya mempraktekkannya sendirian, pasangan anda juga mempraktekkannya. Sungguh asyik pacaran bukan !&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-8285109124440495132?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/8285109124440495132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/pasangan-pernikahan-yang-serasi-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8285109124440495132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8285109124440495132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/pasangan-pernikahan-yang-serasi-itu.html' title='Ujung Pelangi'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-8179392086922387168</id><published>2009-11-13T19:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:20:55.308-08:00</updated><title type='text'>Yeah Life is good</title><content type='html'>Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa kesal dengan kopi yang diracik terlalu pahit pagi ini. Di seberang pintu rumah anda yang nyaman itu ada pekerja kasar yang bahkan tak sempat minum segelas air putih ketika berangkat ke tempat kerja pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa suntuk dengan pekerjaan menumpuk yang tak ada habis-habisnya. Di luar pintu kantor anda yang sejuk ber-ac itu ada banyak orang yang berjalan lesu di bawah terik matahari dengan harapan besar ada orang yang akan memberinya pekerjaan agar dia bisa membeli makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa marah karena pasangan anda yang tidak memahami keinginan anda. Di sebelah tembok surga kecil anda yang indah itu ada banyak orang-orang yang frustrasi melakukan banyak cara sampai-sampai ingin bunuh diri agar mendapat pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak anda membuat anda marah dan ingin memukul mereka. Ingatlah berita yang pernah sampai kepada anda tentang begitu banyak pasangan yang rela mengorbankan apa saja agar mereka memperoleh keturunan, satu orang saja setidaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika macetnya jalan membuat anda mengeluh dan ingin memaki orang-orang. Di luar sedan anda yang nyaman dan dingin itu banyak orang yang bahkan harus bekerja keras mendorong kursi rodanya agar bisa sampai ke tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bos anda marah-marah di kantor dan anda ingin melampiaskan kepada orang terdekat anda. Dengarlah tangisan para narapidana yang mendekam di balik jeruji besi menyesali dirinya karena melakukan kekerasan yang tidak dapat dikendalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda marah karena gaji yang dibayar telat. Datanglah ke pasar-pasar dan lihatlah begitu banyak pengemis yang menadahkan tangan seharian dan orang-orang menoleh pun enggan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tak puas dengan kehidupan ini. Datanglah ke rumah sakit, pandangi wajah-wajah para pesakitan yang menahan sakit di tubuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sekolah membuat anda bosan. Bacalah Koran hari ini, lihat seberapa banyak berita yang mengatakan anak-anak yang berkeliaran di jalan karena tak punya biaya untuk sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good, yeah life is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa selalu kekurangan uang. Mengapa tidak berusaha menambahnya dengan bekerja lebih baik, memperbaiki cara berpikir yang lebih positif, bersyukur lebih banyak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is good , yeah life is REALLY good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari Bersyukur, karena hidup ini begitu indaH(&lt;a href="http://maisyafree.com/life-is-good%E2%80%A6" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://maisyafree.com/life&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;-is-good…&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-8179392086922387168?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/8179392086922387168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/yeah-life-is-good.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8179392086922387168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8179392086922387168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/yeah-life-is-good.html' title='Yeah Life is good'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-5068949142174416142</id><published>2009-11-13T19:05:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:22:09.020-08:00</updated><title type='text'>Nasihat U/ Bidadari -Bidadari Surga</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suatu hari Rasulullah S.A.W menyempatkan diri berkunjung kerumah Fatimah az-zahra. Setiba dikediaman putri kesayangannya itu, Rosulullah berucap salam &amp;amp; kemudian masuk. Ketika itu didapatinya Fatimah tengah menangis sambil menggiling Syaiir ( Sejenis Gandum ) dengan penggilingan tangan dari batu. Seketika itu Rosul bertanya kepada putrinya.&lt;br /&gt;“ Duhai Fatimah, apa gerangan yang membuat engkau menangis ? Semoga Allah tidak menyebabkan matamu berderai.”&lt;br /&gt;Fatimah menjawab. “ Wahai Rosulullah, Penggilingan dan Urusan rumah tangga inilah yang menyebabkan Ananda menangis.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian duduklah Rosulullah S.A.W disisi Fatimah. Kemudian Fatimah melanjutkan. “ Duhai Ayahanda, sudikah kiranya Ayah meminta kepada Ali, suamiku. Mencarikan seorang Jariah ( Hamba Perempuan ) untuk membantu Ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerja’an Rumah ?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bangkitlah Rasulullah S.A.W mendekati penggilingan itu. Dengan tangannya beliau mengambil sejumput gandum lalu diletakkannya dipenggilingan tangan seraya membaca BASMALLAH. Ajaib dengan seizing ALLAH S.W.T. penggilingan tersebut berputar sendiri. Sementara penggilingan itu berputar, Rasulullah bertasbih kepada ALLAH S.W.T dalam berbagai bahasa, sehingga habislah gandum itu tergiling.. “ Berhentilah berputar dengan izin ALLAH S.W.T.” maka penggilingan itu berhenti berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan izin ALLAH pula penggilingan itu berkata dengan bahasa manusia.” Yaa.. Rasulullah, demi ALLAH yang telah menjadikan tuan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-nya. Kalaulah tuan menyuruh hamba menggiling gandum dari timur hingga kebaratpun niscaya hamba gilingkan semuanya, Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab ALLAH S.W.T. “ Hai orang yang beriman, peliharalah dirimu, keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, penjaganya malaikat yang kasar lagi keras, yang tidak mendurhakai ALLAH terhadap apa yang dititahkannya dan mereka mengerjakan apa yang dititahkannya. Maka hamba takut yaa.. Rasulullah kelak hamba menjadi batu dineraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bersabdalah Rasulullah.” Bergembiralah, karena engkau adalah salah satu Mahligai Fatimah az-zahra didalam surga. Maka bergembiralah penggilingan batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Rasulullah bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Jika ALLAH menghendaki,niscaya penggilingan itu akan berputar dengan sendirinya untukmu. Tapi ALLAH menghendaki dituliskan-nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan-nya beberapa kasalahanmu. Dan diangkatnya beberapa derajat untukmu bila wanita menggiling gandum untuk suami dan anaknya. Dan ALLAH menuliskannya setiap gandum yang digilingkannya SATU kebaikan dan mengangkatnya SATU derajat "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah meneruskan nasehatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Wahai Fatimah, wanita yang berkeringat. Ketika wanita menggiling gandum untuk suami dan anaknya. ALLAH akan menjadikan antara dirinya dan Neraka tujuh parit. Wanita yang meminyaki dan menyisiri rambut anaknya, serta mencuci pakaian mereka. ALLAH akan mencatat pahala seperti memberi seribu orang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang telanjang. Sedangkan wanita yang menghalangi hajat tetanga-tetangganya, ALLAH akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautsar diahari kiamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W masih meneruskan nasehatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Wahai Fatimah yang lebih utama dari semua itu adalah keridha’an Suami terhadap Istrinya. Jika suamimu tidak Ridha, aku tidaklah akan mendoakanmu. Tidakkah engkau ketahui, Ridha Suami adalah Ridha ALLAH S.W.T, dan kemarahannya adalah kemarahan ALLAH S.W.T ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seorang wanita mengandung Janin, Maka beristigfarlah para malaikat. Dan ALLAH mencatat Tiap – tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan seribu kejahatan.&lt;br /&gt;Apabila ia mulai sakit karena melahirkan, ALLAH akan mencatat seperti pahala orang-orang yang berjihad.&lt;br /&gt;Apabila ia Melahirkan, keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadan sa’at ibunya melahirkannya.&lt;br /&gt;Apabila ia Meninggal dalam melahirkan ia meninggalkan dunia ini tanpa dosa sedikitpun. Kelak ia akan mendapati kuburnya tersebut sebagai taman-taman surga. Dan ALLAH mangaruniakan pahala seribu haji dan seribu umrah. Dan beristigfarlah seribu malaikat untuknya dihari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Wahai Fatimah, wanita yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta dengan niat yang benar. ALLAH S.W.T menghapuskan dosa-dosanya. Dan akan mengenakan seperangkat pakaian hijau, dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut ditubuhnya seribu kebaikan ( setiap helai seribu kebaikan ).. Wanita yang tersenyum dihadapan suaminya, ALLAH memandangnya dengan pandangan Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.” Wahai Fatimah, wanita yang menghamparkan alas untuk berbaring atau menata rumah dengan baik untuk suami dan anaknya, berserulah para malaikat untuknya. Teruskanlah Amalmu, maka ALLAH telah mengampunimu dari dosa yanglalu maupun yang akan datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.” Wahai Fatimah, wanita yang mengoleskan minyak pada rambut dan jenggot suaminya, serta rela memotong kumis dan menggunting kuku suaminya, ALLAH memberinya minuman dari sungai – sungai surga. Dan kuburnya akan menjadi taman di surga. Dan ALLAH menyelamatkannyadari api neraka, serta selamat dari titian Sirotulmustakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARI ABDULLAH BIN AMR AL-ASH RA, ROSULULLAH BERSABDA.&lt;br /&gt;“ DUNIA ADALAH SUATU KESENANGAN, DAN SEBAIK-BAIK KESENANGAN ADALAH WANITA YANG SHALEHAH.”&lt;br /&gt;( H.R MUSLIM )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-5068949142174416142?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/5068949142174416142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/nasihat-u-bidadari-bidadari-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5068949142174416142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5068949142174416142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/nasihat-u-bidadari-bidadari-surga.html' title='Nasihat U/ Bidadari -Bidadari Surga'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-4498205879688776299</id><published>2009-11-13T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:03:21.624-08:00</updated><title type='text'>Bekal Wanita Dunia Akhirat</title><content type='html'>Istri mempunyai kewajiban taat kepada suaminya, mendidik anak dan menjaga kehormatannya. Ketaatan yang dituntut bagi seorang istri bukannya tanpa alasan. Suami sebagai pimpinan, bertanggung jawab langsung menghidupi keluarga, melindungi keluarga dan menjaga keselamatan mereka lahir-batin, dunia-akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab seperti itu bukan main beratnya. Para suami harus berusaha mengantar istri dan anak-anaknya untuk bisa memperoleh jaminan surga. Apabila anggota keluarganya itu sampai terjerumus ke neraka karena salah bimbing, maka suamilah yang akan menanggung siksaan besar nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketaatan seorang istri kepada suami dalam rangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga di dunia dan akhirat. Istri boleh membangkang kepada suaminya jika perintah suaminya bertentangan dengan hukum syara’, missal: disuruh berjudi, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dikehendaki. [al-Hadist].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita shalihah. [HR. Muslim, Ahmad dan an-Nasa’i].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang shalihah ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). (Qs. an-Nisaa’: 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya aku menyuruh seorang untuk sujud kepada orang lain. Maka aku akan menyuruh wanita bersujud kepada suaminya karena besarnya hak suami terhadap mereka. [al-Hadits].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan hatimu jika engkau memandangnya dan mentaatimu jika engkau memerintahkan kepadanya, dan jika engkau bepergian dia menjaga kehormatan dirinya serta dia menjaga harta dan milikmu. [al-Hadist].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; --------------------------&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;--------------------------&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;-----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab Seorang Istri Terhadap Suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh seorang istri yang sholehah di dalam keluarga, termasuk pergaulannya terhadap suami. Beberapa hal tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. Menjadi seorang istri yang baik adalah sedemikian penting sehingga dari titik pandang Islam, seorang istri yang baik dipandang sebagai sesuatu yang paling baik di dunia.&lt;br /&gt;2. Peranan perempuan dalam rumah tangga sangat penting. Sesungguhnyalah ia merupakan faktor penentu.&lt;br /&gt;3. Istri harus melakukan yang terbaik untuk menjaga agar suaminya tetap senang kepadanya.&lt;br /&gt;4. Istri ideal harus memadukan tiga hal: Istri harus selalu dapat membahagiakan suaminya bila suami melihatnya, dengan cara merawat diri agar selalu tampil cantik menarik di depan suaminya. Istri harus mentaatinya jika Suami menyuruhnya; Istri tidak menentang keinginan suaminya baik menyangkut diri sang Istri atau harta bendanya dengan melakukan sesuatu yang dicela olehnya.&lt;br /&gt;5. Menolak tidur bersama Suaminya ketika Suami mengajaknya tidur adalah merupakan satu kesalahan besar yang harus dihindarkan.&lt;br /&gt;6. Ketika sang istri berniat untuk berpuasa sunah, Istri boleh melakukannya hanya setelah ada izin dari suaminya. Jika Istri melakukan tanpa izin dari Suaminya, maka suami berhak untuk membuatnya membatalkan puasa yang sedang dijalaninya. Alasan untuk ini adalah bahwa mungkin ia berkeinginan untuk melakukan hubungan seksual dengan Istrinya.&lt;br /&gt;7. Adalah kewajiban seorang Istri untuk tidak mengizinkan seseorang (baik laki ataupun perempuan), yang tidak diinginkan oleh Suaminya, untuk masuk ke dalam rumah tanpa izin dari Suaminya.&lt;br /&gt;8. Istri tidak boleh memberikan sesuatu yang mungkin hak milik Suaminya tanpa perkenan Suaminya.&lt;br /&gt;9. Seorang Istri tidak patut meminta dari suaminya uang tambahan atau apa yang Suami tidak miliki atau tidak mampu memberikannya, dan Istri harus menunjukkan rasa terima kasih atas apapun yang Suami berikan.&lt;br /&gt;10. Seorang Istri harus mengakui bantuan apapun yang diberikan Suaminya di dalam rumah.&lt;br /&gt;11. Istri yang baik (Sholehah) adalah Istri yang taat pada perintah Suaminya jika Suami memintanya untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;12. Pada saat Suami pulang ke rumah, Istri harus menyambutnya dengan ramah dan menemuinya dengan penampilan yang baik dan cantik.&lt;br /&gt;13. Istri harus berusaha untuk tidak mengabaikan kebutuhan-kebutuhan Suaminya atau melalaikan tuntutan-tuntutannya. Semakin seorang Istri memperhatikan suaminya, maka semakin besar pula cinta Suami kepadanya. Kebanyakan para Suami – secara faktual, memandang perhatian sang Istri pada mereka sebagai satu ekspresi dari cintanya.&lt;br /&gt;14. Seorang Istri harus berhati-hati untuk tidak menyampaikan sesuatu masalah pada saat Suami baru pulang dari berpergian, tentang persoalan-persoalan keluarga, atau mengadu pada Suami tentang anak-anak, dan lain-lain. Sebaliknya Istri harus berupaya menciptakan suasana damai yang justru dibutuhkan Suaminya setelah melewati hari-hari yang panjang dan melelahkan.&lt;br /&gt;15. Seorang Istri sebaiknya mendiskusikan masalah-masalah keluarga dengan Suaminya pada saat-saat yang tepat.&lt;br /&gt;16. Bagi seorang Istri yang menghormati kerabat dekat Suaminya dan memperlakukan mereka dengan ramah adalah – sesungguhnya – merupakan tanda penghargaan dan hormat bagi Suaminya.&lt;br /&gt;17. Seringkali meninggalkan rumah adalah suatu kebiasaan buruk bagi perempuan. Istri juga tidak boleh meninggalkan rumah jika Suaminya keberatan bila Istri berbuat demikian.&lt;br /&gt;18. Istri tidak boleh bercengkrama dengan laki-laki asing tanpa mengindahkan keberatan Suaminya.&lt;br /&gt;19. Istri harus penuh perhatian terhadap Suaminya pada saat ia berbicara.&lt;br /&gt;20. Seorang Istri tidak berhak meminjamkan sesuatu dari harta Suaminya yang bertentangan dengan keinginannya. Tetapi Istri boleh meminjamkan hak miliknya sendiri.&lt;br /&gt;21. Menuntut perceraian dari Suami tanpa alasan yang kuat adalah dilarang.&lt;br /&gt;22. Jika seorang teman Suami bertanya tentang Suami, Istri boleh menjawabnya tetapi tanpa harus terlibat dalam percakapan panjang lebar.&lt;br /&gt;23. Terlalu banyak berargumentasi dan berdebat dengan Suami, menghitung-hitung kesalahan Suami, sebenarnya hanya akan menumbuhkan kebencian dan memperburuk hubungan.&lt;br /&gt;24. Memelihara rumah dan menjalankan tugas-tugas rumah tangga adalah menjadi tanggung jawab Istri. Oleh karena itu Istri harus mengerjakan tugas-tugas merawat rumah, perabot rumah tangga dan lain-lain dan juga harus hemat.&lt;br /&gt;25. Seorang Istri tidak boleh memberi sedekah dari harta suaminya tanpa seizin Suaminya.&lt;br /&gt;26. Berbicara tentang atau menceritakan pada orang lain mengenai masalah-masalah seksual antara Suami dan Istri adalah merupakan dosa besar menurut Islam.&lt;br /&gt;27. Seorang Istri tidak perlu merasa takut untuk menyatakan cinta dan kasih sayangnya terhadap Suaminya. Hal itu akan menyenangkan hati Suami dan membuat Suami lebih dekat pada keluarganya; selain itu jika Suami tidak menemukan seorang perempuan yang menarik dan mencintai Suami di rumah, Suami mungkin sekali akan terdorong untuk mencari hiburan dimana saja, di luar rumah.&lt;br /&gt;28. Kepemimpinan dalam keluarga adalah menjadi hak Suami. Bagi perempuan yang menuntut persamaan yang penuh dan sempurna dengan Suaminya, akan berakibat pada adanya dua pemimpin dalam keluarga dan ini tidak dikenal dalam Islam. Meskipun begitu Suami tidak boleh bertindak dengan cara otokratis dan menyalahgunakan posisinya. Ia harus memperlihatkan cinta dan kasih sayangnya dan memperlakukan Istrinya sebagai partner hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-4498205879688776299?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/4498205879688776299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/bekal-wanita-dunia-akhirat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4498205879688776299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4498205879688776299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/bekal-wanita-dunia-akhirat.html' title='Bekal Wanita Dunia Akhirat'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-4359042602062168145</id><published>2009-11-13T18:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T19:00:07.475-08:00</updated><title type='text'>Cinta Dan Persahabatan</title><content type='html'>Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.&lt;br /&gt;Mampukah anda membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Hhem mm mm? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti selalu, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?&lt;br /&gt;Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?&lt;br /&gt;Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??&lt;br /&gt;Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-4359042602062168145?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/4359042602062168145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/cinta-dan-persahabatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4359042602062168145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/4359042602062168145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/cinta-dan-persahabatan.html' title='Cinta Dan Persahabatan'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-5953311136577930848</id><published>2009-11-13T18:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:58:10.142-08:00</updated><title type='text'>Sang Bidadari Surga</title><content type='html'>Fatimah Az-Zahra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari di Madinah, ketika Nabi Muhammad berada di masjid sedang dikelilingi para sahabat, tiba-tiba anaknya tercinta Fatima, yang telah menikah dengan Ali --prajurit umat Islam yang terkenal-- datang pada Nabi. Dia meminta dengan sangat kepada ayah nya untuk dapat meminjam seorang pelayan yang dapat membantunya dalam melaksanakan tugas pekerjaan rumah. Dengan tubuhnya yang ceking dan kesehatannya yang buruk, dia tidak dapat melaksanakan tugas menggiling jagung dan mengambil air dari sumur yang jauh letaknya, di samping juga harus merawat anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi tampak terharu mendengar permohonan si anak, tapi sementara itu juga Beliau menjadi agak gugup. Tetapi dengan menekan perasaan, Beliau berkata kepada sang anak dengan sinis, "Anakku tersayang, aku tak dapat meluangkan seorang pun di antara mereka ya ng terlibat dalam pengabdian 'Ashab-e Suffa. Sudah semestinya kau dapat menanggung segala hal yang berat di dunia ini, agar kau mendapat pahalanya di akhirat nanti." Anak itu mengundurkan diri dengan rasa yang amat puas karena jawaban Nabi, dan selanjutnya tidak pernah lagi mencari pelayan selama hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima Az-Zahra si cantik dilahirkan delapan tahun sebelum Hijrah di Mekkah dari Khadijah, istri Nabi yang pertama. Fatima ialah anak yang keempat, sedang yang lainnya: Zainab, Ruqaya, dan Ummi Kalsum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima dibesarkan di bawah asuhan ayahnya, guru dan dermawan yang terbesar bagi umat manusia. Tidak seperti anak-anak lainnya, Fatima mempunyai pembawaan yang tenang dan perangai yang agak melankolis. Badannya yang lemah, dan kesahatannya yang buruk men yebabkan ia terpisah dari kumpulan dan permainan anak-anak. Ajaran, bimbingan, dan aspirasi ayahnya yag agung itu membawanya menjadi wanita berbudi tinggi, ramah-tamah, simpatik, dan tahu mana yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima, yang sangat mirip dengan ayahnya, baik roman muka maupun dalam hal kebiasaan yang saleh, adalah seorang anak perempuan yang paling disayang ayahnya dan sangat berbakti terhadap Nabi setelah ibunya meninggal dunia. Dengan demikian, dialan yang sangat besar jasanya mengisi kekosongan yang ditinggalkan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa kesempatan Nabi Muhammad SAW menunjukkan rasa sayang yang amat besar kepada Fatima. Suatu saat Beliau berkata, "O... Fatima, Allah tidak suka orang yang membuat kau tidak senang, dan Allah akan senang orang yang kau senangi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga Nabi dikabarkan telah berucap: "Fatima itu anak saya, siapa yang membuatnya sedih, berarti membuat aku juga menjadi sedih, dan siapa yang menyenangkannya, berarti menyenangkan aku juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah, istri Nabi tercinta pernah berkata, "Saya tidak pernah berjumpa dengan sosok probadi yang lebih besar daripada Fatima, kecuali kepribadian ayahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas suatu pertanyaan, Aisyah menjawab, "Fatima-lah yang paling disayang oleh Nabi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar dan Umar keduanya berusaha agar dapat menikah dengan Fatima, tapi Nabi diam saja. Ali yang telah dibesarkan oleh Nabi sendiri, seorang laki-laki yang padanya tergabung berbagai kebajikan yang langka, bersifat kesatria dan penuh keberanian, kesalehan, dan kecerdasan, merasa ragu-ragu mencari jalan untuk dapat meminang Fatima. Karena dirinya begitu miskin. Tetapi akhirnya ia memberanikan diri meminang Fatima, dan langsung diterima oleh Nabi. Ali menjual kwiras (pelindung dada dari kulit) milikn ya yang bagus. Kwiras ini dimenangkannya pada waktu Perang Badar. Ia menerima 400 dirham sebagai hasil penjualan, dan dengan uang itu ia mempersiapkan upacara pernikahannya. Upacara yang amat sederhana. Agaknya, maksud utama yang mendasari perayaan it u dengan kesederhanaan, ialah untuk mencontohkan kepada para Musllim dan Musllimah perlunya merayakan pernikahan tapa jor-joran dan serba pamer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fatima hampir berumur delapan belas tahun ketika menikah dengan Ali. Sebagai mahar dari ayahnya yang terkenal itu, ia memperoleh sebuah tempat air dari kulit, sebuah kendi dari tanah, sehelai tikar, dan sebuah batu gilingan jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada putrinya Nabi berkata, "Anakku, aku telah menikahkanmu dengan laki laki yang kepercayaannya lebih kuat dan lebih tinggi daripada yang lainnya, dan seorang yang menonjol dalam hal moral dan kebijaksanaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan perkawinan Fatima berjalan lanjcar dalam bentuknya yang sangat sederhana, gigih, dan tidak mengenal lelah. Ali bekerja keras tiap hari untuk mendapatkan nafkah, sedangkan istrinya bersikap rajin, hemat, dan berbakti. Fatima di rumah melaksanak an tugas-tugas rumah tangga; seperti menggiling jagung dan mengambil air dari sumur. Pasangan suami-istri ini terkenal saleh dan dermawan. Mereka tidak pernah membiarkan pengemis melangkah pintunya tanpa memberikan apa saja yang mereka punyai, meskipun m ereka sendiri masih lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat penuh perikemanusiaan dan murah hati yang terlekat pada keluarga Nabi tidak banyak tandingannya. Di dalam catatan sejarah manusia, Fatima Zahra terkenal karena kemurahan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu waktu, seorang dari suku bani Salim yang terkenal kampiun dalam praktek sihir datang kepada Nabi, melontarkan kata-kata makian. Tetapi Nabi menjawab dengan lemah-lembut. Ahli sihir itu begitu heran menghadapi sikap luar biasa ini, hingga ia m emeluk agama Islam. Nabi lalu bertanya: "Apakah Anda berbekal makanan?" Jawab orang itu: "Tidak." Maka, Nabi menanyai Muslimin yang hadir di situ: "Adakah orang yang mau menghadiahkan seekor unta tamu kita ini?" Mu'ad ibn Ibada menghadiahkan seekor unta. Nabi sangat berkenan hati dan melanjutkan: "Barangkali ada orang yang bisa memberikan selembar kain u ntuk penutup kepala saudara seagama Islam?" Kepala orang itu tidak memaki tutup sama sekali. Sayyidina Ali langsung melepas serbannya dan menaruh di a tas kepala orang itu. Kemudian Nabi minta kepada Salman untuk membawa orang itu ke tempat seseorang saudara seagama Islam yang dapat memberinya makan, karena dia lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman membawa orang yang baru masuk Islam itu mengunjungi beberapa rumah, tetapi tidak seorang pun yang dapat memberinya makan, kearna waktu itu bukan waktu orang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Salman pergi ke rumah Fatima, dan setelah mengetuk pintu, Salman memberi tahu maksud kunjungannya. Dengan air mata berlinang, putri Nabi ini mengatakan bahwa di rumahnya tidak ada makanan sejak sudah tiga hari yang lalu. Namun putri Nabi itu en ggan menolak seorang tamu, dan tuturnya: "Saya tidak dapat menolak seorang tamu yang lapar tanpa memberinya makan sampai kenyang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima lalu melepas kain kerudungnya, lalu memberikannya kepada Slaman, dengan permintaan agar Salman membawanya barang itu ke Shamoon, seorang Yahudi, untuk ditukar dengan jagung. Salman dan orang yang baru saja memeluk agama Islam itu sangat terharu. Dan orang Yahudi itu pun sangat terkesan atas kemurahan hati putri Nabi, dan ia juga memeluk agama Islam dengan menyatakan bahwa Taurat telah memberitahukan kepada golongannya tentang berita akan lahirnya sebuah keluarga yang amat berbudi luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman balik ke rumah Fatima dengan membawa jagung. Dan dengan tangannya sendiri, Fatima menggiling jagung itu, dan membakarnya menjadi roti. Salman menyarankan agar Fatima menyisihkan beberapa buath roti intuk anak-anaknya yang kelaparan, tapi dijawab bahwa dirinya tidak berhak untuk berbuat demikian, karena ia telah memberikan kain kerudungnya uitu untuk kepentinga Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima dianugerahi lima orang anak, tiga putra: Hasan, Husein, dan Muhsin, dan dua putri: Zainab dan Umi Kalsum. Hasan lahir pada tahun kegia dan Husein pada tahun keempat Hijrah. Muhsin meninggal dunia waktu masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatima merawat luka Nabi sepulangnya dari Perang Uhud. Fatima juga ikut bersama Nabi ketika merebut Mekkah, begitu juga ia ikut ketika Nabi melaksanakan ibadah Haji Waqad, apda akhir tahun 11 Hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan haji terakhir ini Nabi jatuh sakit. Fatima tetap mendampingi beliau di sisi tempat tidur. Ketika itu Nabi membisikkan sesuatu ke kuping Fatima yang membuat Fatima menangis, dan kemudian Nabi membisikkan sesuatu lagi yang membuat Fatima tersenyum. Setelah nabi wafat, Fatima menceritakan kejadian itu kepada Aisyah. Ayahnya membisikkan bertia kematianya, itulah yang menyebabkan Fatima menangis, tapi waktu Nabi mengatakan bahwa Fatima-lah orang pertama yang akan berkumpul dengannya di alam baka, maka fatima menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah Nabi wafat, Fatima meninggal dunia, dalam tahun itu juga, eman bulan setelah nabi wafat. Waktu itu Fatima berumur 28 tahun dan dimakamkan oleh Ali di Jaat ul Baqih (Medina), diantar dengan dukacita masyarakat luas.&lt;br /&gt;Fatima telah menjadi simbol segala yang suci dalam diri wanita, dan pada konsepsi manusa yang paling mulia. Nabi sendiri menyatakan bahwa Fatima akan menjadi "Ratu segenap wanita yang berada di Surga."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-5953311136577930848?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/5953311136577930848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/sang-bidadari-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5953311136577930848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5953311136577930848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/sang-bidadari-surga.html' title='Sang Bidadari Surga'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-6412972814885453137</id><published>2009-11-13T18:53:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:54:43.529-08:00</updated><title type='text'>Kisah sang Pejuang cinta</title><content type='html'>In The Name Of Allah, Most Gracious, Most Merciful..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali Bin Abi talib waktu itu ingin melamar Fatimah, putri nabi Muhammad SAW. Tapi karena dia tidak punya uang untuk membeli mahar, maka ia membatalkan niat itu. Ali segera berhijrah untuk bekerja dan mengumpulkan uang. Pada saat Ali sedang bekerja keras, ia mendengar kabar kalau Abu Bakar ternyata melamar Fatimah. Wah, gimana coba perasaan Ali, wanita yang sudah dia incer dilamar oleh seseorang yang ilmu agama nya lebih hebat dari dia. Kata Ali “Yaah, sudah keduluan, hiks..Sad”. Tapi Ali tetap bekerja dengan giat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah beberapa lama Ali mendengar kabar kalau lamaran Abu Bakar kepada Fatimah ditolak. Ali kaget dan sedikit bergembira tentunya, hehee, kata Ali “waah, saya masih punya kesempatan nih, cihuy..”. Setelah mendengar kabar itu, Ali bekerja lebih giat lagi agar cepat mengumpulkan uang dan segera melamar Fatimah. Tapi tak lama setelah itu, Ali mendengar kabar kalo Umar Bin Khotob melamar Fatimah. Wah, sekali lagi Ali keduluan orang lain, gimana coba perasaanya? Langsung ciut.. Tapi ga berapa lama Ali mendengar kalau lamaran Umar bin Khotob ditolak. Wahaha, betapa senangnya Ali, mendengar kabar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak lama kesenangan itu kembali pudar Karena terdengar kabar lagi, ternyata Usman bin Affan melamar Fatimah. Huff, ini sudah yang ketiga kalinya, kata Ali “mungkin kali ini diterima. Coba Usman ga melamar Fatimah secepat ini, InsyaAllah ga lama lagi saya akan melamar Fatimah, tapi yasudahlah, apa mau dikata, dikata mau apa? Apa dikata mau?Surrender sudah keduluan,..”&lt;br /&gt;Dan sekali lagi, ga berapa lama dari itu, kabar ditolaknya lamaran Usman bin Affan pun terdengar lagi, Wahaha, betapa bahagianya Ali. Semangat Ali untuk melamar Fatimah pun berkobar lagi, dan semangat itu didukung oleh teman2 Ali. Kata teman nya “Ayo Ali, lamar Fatimah sekarang, tunggu apa lagi?? kamu kan sudah bekerja keras selama ini, kamu juga sudah mengumpulkan harta dan cukup untuk membeli mahar. Ayooo, tunggu apa lagi??? Tunggu yang ke4 kalinya??? Ayo cepeeett!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segera Ali memeberanikan diri untuk menghadap ke Nabi Muhammad dengan tujuan melamar Fatimah, dan kalian tau??? LAMARAN DITERIMA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, tambahan : ternyata memang dari dulu Fatimah sudah mempunyai perasaan dengan Ali dan menunggu Ali untuk melamarnya. Begitu juga dengan Ali, dari dulu dia juga sudah mempunyai perasaan dengan Fatimah,. Tapi mereka berdua sabar menyembunyikan perasaan itu sampai saat nya tiba, sampai saatnya ijab Kabul disahkan (jieeee). Wah..wah.. mereka hebat yaaa (harus kita contoh, teman-teman). Walaupun Ali sudah merasakan kekecewaan 3 kali keduluan orang lain, akhirnya kekecewaan itu terbayar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, sekali lagi, kata-kata ini pasti akan muncul dalam benak anda &gt;&gt;&gt; “Jodoh memang tidak kemana”&lt;br /&gt;Naah, dari cerita itu, lebih memperjelas lagi kan bahwa “Cinta itu, mengambil kesempatan , atau mempersilakan yang lain”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya, gunakanlah motto ini dalam kehidupan anda, hehee, biar ga keduluan orang lain, kan EMAN..(baca: kan SAYAAANG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-6412972814885453137?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/6412972814885453137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/kisah-sang-pejuang-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6412972814885453137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6412972814885453137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/kisah-sang-pejuang-cinta.html' title='Kisah sang Pejuang cinta'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-3361911428372112171</id><published>2009-11-13T18:50:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:51:09.595-08:00</updated><title type='text'>7 Penyakit Cewek</title><content type='html'>1. Nangisuitis&lt;br /&gt;Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Curhatitis&lt;br /&gt;Bawaannya pengen nyerocos, Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis. Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Shooping Syndrome&lt;br /&gt;Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cerewetisme&lt;br /&gt;Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lamanian Dandanitos&lt;br /&gt;Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Cemburunotomy&lt;br /&gt;Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ngambekilation&lt;br /&gt;Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-3361911428372112171?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/3361911428372112171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/7-penyakit-cewek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/3361911428372112171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/3361911428372112171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/7-penyakit-cewek.html' title='7 Penyakit Cewek'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-6062933348279091984</id><published>2009-11-13T18:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:48:46.457-08:00</updated><title type='text'>Si shaleh dan Si Shalehah</title><content type='html'>“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji,laki-laki yang keji untuk wanita yang keji pula.wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik,dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula..” Allah telah berfirman dengan jelas dalam An-Nur 26 seperti ini.Itu berarti formula untuk mendapatkan pasangan hidup telah pula ditegaskan.Dulu..saya berpikir lantas apakah wanita yang tidak baik tidak berhak mendapat laki-laki yang baik? atau sebaliknya?.. Firman Allah memang tidak bisa ditelan mentah-mentah,tetapi jika kita renungkan kembali,semua yang difirmankan Allah adalah benar adanya dan pasti bermanfaat untuk kebaikan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali laki-laki berkata:”aku ingin mendapat istri yang sholehah” akan tetapi ia sendiri tidak melihat dirinya masih berperilaku layaknya playboy,gonta-ganti pacar,pegang-pegang wanita yang bukan muhrimnya,cipika-cipiki sana sini,sholat sering ditinggalkan,mendengar adzan diabaikan. Lantas bagaimana ia akan mendapat wanita yang sholehah sedang dirinya sendiri tidak sholeh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula wanita berharap:”aku ingin mendapat suami yang sholeh” akan tetapi ia masih mengenakan rok mini di atas lutut,atasan tank top,aurat terbuka kemana-mana,gampang sekali digandeng oleh laki-laki walaupun dengan alasan klise hanya sebagai teman. Lisannya berkata:”aku punya harga diri” tapi dimana?.. Bagaimana akan ada laki-laki yang sholeh mau memilihnya menjadi istrinya? sementara setiap saat ia terlihat bergantian laki-laki yang bersamanya. Apakah ada laki-laki sholeh yang mau memiliki istri seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang laki-laki yang sholeh memilih seorang istri,tentunya ia berharap bahwa istrinya akan menutup aurat,menurut perintah suami, membatasi pergaulan tidak terlalu bebas pergi-pergi dengan laki-laki lain,bisa menerima penghasilan suami dengan ikhlas,melahirkan dan menyusui anak-anaknya,merawat dan mendidik anak-anaknya,memasak untuk suami,dll seabrek tugas wanita di rumah. Akan tetapi jika si wanita takut bodinya berubah karena melahirkan,takut tangannya kasar karena memasak,takut tidak bebas jalan bersama kawan-kawan lakinya.Maka wanita ini belum bisa mendapat suami yang sholeh,karena sebenarnya dirinya sendiri belum siap menjadi sholehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Jika hal seperti ini dipaksakan,misal salah satu pihak belum siap dengan konsekwensi menjadi istri yang sholehah/suami yang sholeh,maka ujung-ujungnya adalah perceraian,nautzubillah.Ka&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rena itu perbaiki dulu diri kita,jika telah sepadan..( dalam arti usaha untuk menjadi wanita yang sholehah atau laki-laki yang sholeh) maka insyaAllah Allah tidak akan tinggal diam.&lt;br /&gt;Dia Maha Melihat, Dia Tidak Tidur,Dia Maha Penerima Taubat,yang mengetahui usaha hambanya untuk menjadi lebih baik,memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang indah,mengatur segala sesuatu untuk kemaslahatan manusia.Jika ini diterapkan akan terwujud kebahagian yang dijanjikan Allah.Tapi sayang banyak orang islam yang tidak memahami,atau mungkin faham tapi mencoba menutup mata karena lebih memperturutkan kemajuan zaman dan nafsu diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biqudrotika ya Ghoffurur Rahim..&lt;br /&gt;Engkau telah tentukan petunjuk untuk kebahagian kami&lt;br /&gt;Ampunilah jika diri kami masih lebih condong kepada nafs&lt;br /&gt;Berilah kami syafaatmu dan kemudahan mengendalikan diri agar kami bisa termasuk laki-laki yang sholeh/wanita yang sholehah.&lt;br /&gt;Amin..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-6062933348279091984?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/6062933348279091984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/si-shaleh-dan-si-shalehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6062933348279091984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6062933348279091984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/si-shaleh-dan-si-shalehah.html' title='Si shaleh dan Si Shalehah'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-5048614620278516204</id><published>2009-11-13T18:44:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T18:44:45.220-08:00</updated><title type='text'>Asal-Usul Wanita Cerewet</title><content type='html'>Adakah istri yang tidak cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman khalifah Umar&lt;br /&gt;bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan&lt;br /&gt;kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki&lt;br /&gt;itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel,&lt;br /&gt;marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar.&lt;br /&gt;Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar&lt;br /&gt;diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki&lt;br /&gt;itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun&lt;br /&gt;lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya&lt;br /&gt;mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Benteng Penjaga Api Neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat. Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari. Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemelihara Rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran. Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang&lt;br /&gt;sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penjaga Penampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengasuh Anak-anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penyedia Hidangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi danlalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji. Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-5048614620278516204?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/5048614620278516204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/asal-usul-wanita-cerewet.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5048614620278516204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/5048614620278516204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/asal-usul-wanita-cerewet.html' title='Asal-Usul Wanita Cerewet'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-265193694337796534</id><published>2009-11-13T18:40:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:41:48.951-08:00</updated><title type='text'>Psikolog cowok N cewek</title><content type='html'>Psikologi Suami Istri, Memahami Karakter Dasar Pria dan Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Ramadhan lalu saya sempatkan untuk membaca buku Psikologi Suami Istri milik teman saya. Sudah dua-tiga bulan berada di tangan saya, namun hal lain lebih menyita perhatian saya dari buku itu. Karena buku 700 halaman itu lumayan memakan tempat di rak buku, saya harus segera mengembalikannya, dengan konsekuensi membacanya terlebih dahulu. Rasanya sayang jika ada ilmu dan pengetahuan baru untuk saya lewatkan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit mengikhtisarkan isi buku tersebut, karena memang tidak bisa di sebut resensi. Seratus halaman pertama saya baca dengan susah payah, karena saya teramat jenuh dan bosan membaca pembahasan yang bagi saya berulang-ulang dan bertele-tele. Memang ada beberapa tipe penulis yang seperti itu. Namun memang bukan salah si penulis, karena memang kadang saya merasa memiliki energi lebih untuk memikirkan atau melakukan sesuatu sehingga sering irama saya tidak sama dengan orang lain, dengan penulis buku yang saya baca atau dengan partner aktivitas. Hal ini kadang menjadi sumber kejengkelan saya karena menuduh orang lain terlalu lambat dan sebagainya. Begitu juga untuk selera musik, meski bisa menikmati lagu-lagu melow, saya lebih sering mendengarkan musik dengan beat cepat, diiringi dentum drum yang dinamis dan atraktif, lengkap dengan bass dan suara pelengkap lain dari mixer dan turn table. Lagu jedug-jedug lah… Seorang sahabat sampai berkata, “Tolong kopikan lagu ya, mana aja yang kamu nggak suka,” karena dia lebih menyukai lagu-lagu berirama lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke irama buku, akhirnya saya memutuskan untuk membaca cepat. Baru sekali ini saya lakukan karena terkadang dalam buku-buku yang membosankan pun terselip sesuatu yang penting dan sangat mungkin untuk terlewat jika saya membaca cepat. Apa daya, banyak buku dan artikel lain yang juga menunggu untuk saya baca. Buku ini sedikit lebih komplit dari pada Men Are From Mars, Women Are From Venus yang juga pernah saya baca. Pelajaran pertama yang saya dapat, wanita menebarkan cinta, kedamaian, kebahagiaan dan kasih sayang saat berada di luar rumah dan mengistirahatkan pikiran dengan banyak berbicara saat di rumah. Saat berbicara wanita sering menggunakan prolog kesana-kemari yang bagi pria tidak ada hubungannya dengan persoalan inti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementar saat keluar dari rumah, pria berada pada dunia perang dan persaingan yang menempatkan dia pada dua pilihan; di atas atau di bawah, menguasai atau dikuasai. Saat kembali ke rumah, energinya telah banyak habis sehingga dia memilih banyak menghabiskan waktu untuk diam dan aktifitas ringan seperti membaca koran dan menonton televisi. Bagaimana jika makhluk ini tinggal dalam satu atap? Bayangkan saja sendiri. Sering sekali kita mendengar keluhan seorang suami, “istriku cerewet sekali,” padahal orang-orang melihat sang istri tampak pendiam sepanjang bersama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran kedua, dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup, seorang wanita membutuhkan sebuah pengungkapan sebagai muara. Ada rasa mengganjal yang mengganggu jika semua hal dia simpan sendiri. Saat berumah tangga, mungkin dia akan banyak berbicara yang terdengar sebagai keluhan, tuduhan atau ketidak percayaan di telinga pria, yang tidak lain adalah suaminya. “Mas, sudah beberapa bulan ini kita selalu kekurangan uang belanja,” yang terdengar ditelinga suaminya, “kamu tidak bertanggung jawab terhadap keadaan keluargamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan lupa, akhir pekan kita ke rumah ibu. Aku sudah menyiapkan bahan untuk memasak semur jengkol kesukaannya,” lanjut wanita itu yang tertangkap sebagai, “kamu selalu melupakan agenda yang sudah kita buat.” Seorang pria biasa berkata pendek, lugas dan sesuai inti masalah serta memiliki jalan pikiran yang berbeda dari wanita. Mereka hampir selalu menangkap kalimat istrinya sebagai sesuatu yang lain. Pada awalnya mungkin dia akan menjawab, “Tenanglah, semua akan baik-baik saja.” Rasa tanggung jawab memberinya ide untuk kalimat semacam itu, sambil memikirkan bagaimana jalan pemecahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria dan wanita dibesarkan dalam dunia yang berbeda. Sejak kecil wanita terbiasa dan menyukai permainan sosial seperti pasar-pasaran, mini-minian (apa itu namanya ya, standing character kecil dari kertas karton yang menyertakan banyak model baju dan gambar peralatan rumah) dan sebagainya. Sementara pria menyukai permainan kelompok atau persaingan dimana terdapat pemimpin dan anak buah, pemenang dan pecundang. Dengan hanya mengungkapkan, wanita akan merasa separuh masalah telah selesai. Komentar atau masukan dari seorang pria kebanyakan malah akan mengganggunya, karena bukan tanggapan seperti itu yang dia inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, pria juga merasa terganggu karena saat istirahatnya terusik oleh seorang istri yang menuntut perhatiannya. Sementara itu, dalam menyelesaikan persoalan keluarga pria banyak berpikir dan bekerja sendiri. Di matanya, dia adalah seorang pemimpin dan hero bagi keluarganya. Selayaknya jika permasalahan itu dia selesaikan sendiri dan menghindarkannya dari campur tangan orang lain. Hal ini malah membuat pria terkesan sibuk sendiri dan tidak peduli di mata wanita. *saya bingung untuk menuliskan ini agar menjadi lebih mudah dimengerti. bacanya pelan-pelan ya*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama berumah tangga, mungkin satu-dua bulan atau beberapa bulan, seorang pria akan merasa jenuh ketika setiap hari, tujuh hari seminggu selalu bersama dengan seseorang yang membersamai hidupnya. Inilah masa untuk bertapa atau masuk kedalam goa, begitu beberapa pakar menyebut. Saat-saat ini suami membutuhkan sebuah kesendirian untuk memperbaharui perasaannya, bahkan dia akan merasa terusik dengan kehadiran seseorang yang dia cintai. Istri yang tidak mengerti akan merasa heran dengan perubahan sang suami, “Apakah dia sudah tidak mencintaiku lagi?” Oh my God!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat “kembali” suami telah memiliki energi dan kasih sayang baru untuk dicurahkan. Dia mendambakan kembali kedekatan seperti semula, atau bahkan lebih. Sayangnya, wanita itu masih terluka dengan sikap menghindar suaminya sehingga dia malah menjauh. Silahkan tebak bagaimana kelanjutan ceritanya. Saat bertapa ini akan selalu muncul dan memiliki irama waktu tersendiri. Istripun memiliki masa dimana dia akan surut, seperti gelombang di lautan, dan akan kembali seperti semula pada saatnya. Begitu penulis mengumpamakan seorang wanita. Sementara masa bertapa pria membuat karakternya seperti karet. Jika ditarik akan memanjang, menjauh sampai pada batasnya tidak dapat ditarik lagi. Kemudian akan kembali dengan cepat saat dilepas. Terlalu mengikat dan posesif memang bukan sebuah ungkapan cinta yang tepat. Kedua belah pihak, pasti masih ingin menjadi dirinya sendiri. Karena itu, Antum salah memilih pasangan jika menginginkan dia untuk berubah. Ini pelajaran ketiga yang saya dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran keempat, bagaimana cara meminta tolong yang tepat? Kebanyakan lebih kepada istri yang meminta tolong kepada suaminya. Mayoritas, seorang istri menjadi pekerja penuh cinta dirumahnya sendiri selama nyaris 24 jam. Mengurus anak, memasak, membersihkan rumah dan lainnya yang membuatnya seperti kehilangan waktu. Kadangkala, dia membutuhkan bantuan suami untuk pekerjaan-pekerjaan yang terkesan sepele. “Sayang, bisakah kau pindahkan sampah di teras ke bak depan?” (ciehh…), suara seorang perempuan dari arah dapur. Sang suami yang sedang mengerjakan sesuatu, tapi tidak mendesak, menyahut, “Ya…”. Sampai satu jam kemudian sampah itu belum berpindah tempat. “Bisakah kau jemput anak-anak dua jam lagi?” pinta seorang istri di ujung telepon. Dengan penuh rasa dongkol, dalam hati mungkin suami akan menjawab, “Tidak bisa!” meski dia tidak memiliki kesibukan apapun. Para suami mungkin bisa membantu menjawab kenapa begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku disebutkan, pria membutuhkan rasa penghormatan, penghargaan, perasaan dibutuhkan… (apalagi ya?). Kata “bisakah” seolah melibas sebagian dari kebutuhan pria tersebut. Seakan selama ini rpia tidak peduli dengan urusan keluarganya segingga kalimat bernada sangsi itu muncul. Seolah-olah pria adalah makhluk lemah yang patut diragukan atau bahkan tidak bisa melakukan sesuatu seperti membuang sampah dan menjemput anak-anak. Permintaan bantuan dengan nada perintah juga tidak akan berhasil, karena menempatkan pria secara inferior. Cara terbaik yang diusulkan, misalnya “Abi, tolong ambilkan buku resep di rak ya….” (cuit.. cuiiit !!!) Saya jadi ingat, orang-orang barat yang baik membiasakan untuk mengucapkan, “Please, Sorry, and Thanks” dalam mendidik anak-anaknya yang masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku juga dibahas perbedaan psikologi yang berhubungan dengan masalah seksual. Menurut saya bagus untuk dibaca, menjadi pelajaran kelima, namun tidak akan saya sampaikan disini. Mohon maaf jika saat Antum membaca buku tersebut, ternyata ada perbedaan dari yang saya sampaikan. Karena saat menulis ini buku itu sudah saya kembalikan ke pemiliknya.:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-265193694337796534?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/265193694337796534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/psikolog-cowok-n-cewek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/265193694337796534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/265193694337796534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/psikolog-cowok-n-cewek.html' title='Psikolog cowok N cewek'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-6052152979844446117</id><published>2009-11-13T18:38:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:40:10.901-08:00</updated><title type='text'>Men from Mars, Women from Venus</title><content type='html'>Psikologi Pria dan Wanita  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, Udah lama gue bertapa dan gak ngeblog, akhirnya gue mendapat wangsit… hehehehe… gak diiink… gue dapet ilmu yang cukup unik dari buku… Ilmu ini yang mungkin kelihatan sepele, tapi banyak orang yang bingung dan penasaran untuk mengetahuinya. Pada kesempatan ini gue pengen sharing ajah dan hal ini tidak membuat gue menjadi sebagai seorang expert… hanya sebagai orang yang mencoba untuk belajar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui, men-women relationship itu kadang simpel, kadang bisa kompleks banget… Banyak pria ato wanita yang kadang sebel ato bete gara-gara merasa pasangannya tidak mau ngerti… atau kadang ngerasa bete gara-gara gak ngerti apa keinginan pasangannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti pernah mendengar anekdot seperti ini : “Jika seorang pria mendengarkan, akan masuk telinga kiri, dan keluar telinga kanan… Jika wanita mendengarkan, akan masuk telinga kiri dan kanan, kemudian keluar lewat mulut…” Well, pada prinsipnya pria dan wanita adalah berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk belajar tentang pasangan kita (cowok ataupun cewek), mungkin kita bisa berangkat dari perbedaan dasar dari pria dan wanita… sebuah buku menjelaskan bahwa pria dan wanita memiliki perbedaan mendasar secara anatomi yang merembet ke dalam prilaku dan sifat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan pria dan wanita dari anatomi otak&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa sambungan syaraf yang menghubungkan otak kanan dan otak kiri pada wanita jauh lebih banyak dari pria??&lt;br /&gt;Apa dampaknya?? Well, hal ini menyebabkan wanita agak susah memisahkan antara imajinasi, perasaan dengan logika. Sebagai contoh, seorang pria akan lebih mudah memilah-milah apa yang perlu dipikirkan dan apa yang tidak perlu dipikirkan. Seorang pria dapat mengatakan pada dirinya sendiri bahwa saya sudah cukup memikirkan hal ini, sudah waktunya saya memikirkan hal selanjutnya. Seorang pria, saat ingin tidur, dia akan mudah tertidur seperti lampu yang dimatikan. Apakah anda menemui hal seperti ini pada wanita?? Jawabannya sangat jaraaang sekali. Wanita memiliki kecenderungan sebaliknya, cenderung ingin memikirkan segalanya pada waktu yang relatif bersamaan. Wanita bahkan sulit untuk tidur cepat karena tidak bisa meletakkan pikiran mereka secara cepat. Wanita cenderung ingin memikirkan segalanya dan membuat masalah sederhana menjadi sangat kompleks dan bahkan bisa menjadi beban tersendiri. Terkadang wanita tidak menyadari bahwa kompleksitas itu hanya ada di dalam kepalanya dan hal ini adalah akibat dekatnya hubungan otak kanan dan otak kiri sehingga realita logika dan imajinasi, persepsi, asumsi susah dibedakan oleh wanita.&lt;br /&gt;Dampak lain dari keadaan ini adalah bahwa wanita memiliki kesulitan untuk menentukan posisi dia berada dan arah yang akan dituju. Wanita agak kesulitan dalam mengingat jalan dan membaca peta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Ilustrasi :&lt;br /&gt;Jika seorang pria menyetir mobil dengan pasangannya di sampingnya. Saat pria menanyakan jalan di persimpangan, si wanita menjawab “belok kanan!!” dengan mengangkat tangan kanannya dan menunjuk arah kiri. Sang pria yang fokus dengan jalan, sudah tentu akan mengikuti suara yang didengarnya. Hal ini sering berakibat pertengkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa kemampuan bicara wanita terdapat di otak kanan dan otak kiri, sedang pria hanya ada di otak kiri??&lt;br /&gt;Hahahaha…! Bagi para pria, pasti tau kenapa banyak wanita terkesan cerewet dan bawel yah… Well, memang itulah kenyataannya… Dampak dari keadaan ini, pria membutuhkan untuk berkata-kata hanya 7.000 kata per hari… Sedangkan wanita, harus melampiaskan 20.000 kata per hari… that’s amazing…! Sekarang para pria pasti udah tau kenapa wanita cenderung sering ngerumpi dan ngegossip… tujuannya untuk memenuhi kuota kebutuhannya… hehehe… Seorang wanita yang memiliki banyak kegiatan sosialisasi (arisan, aerobik, de el el) akan lebih sedikit bercerita dengan pasangannya, dibandingkan dengan wanita yang tidak banyak memiliki kegiatan untuk menyalurkan kebutuhannya dalam memenuhi kuota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan pria dan wanita&lt;br /&gt;Pria dan wanita dalam menjalin hubungan, masing-masing memiliki kebutuhan dan tuntutan yang berbeda kepada pasangannya. Kebutuhan yang pertama adalah kebutuhan berbagi. Wanita (yang dikatakan berasal dari Venus) memiliki kebutuhan berbagi yang cukup tinggi. Wanita cenderung menceritakan segalanya (ingat tuntutan kuota 20.000 kata/hari??), sedangkan pria (yang dikatakan dari Mars) cenderung menceritakan apa yang memang perlu diceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini membutuhkan respon yang berbeda antar pria dan wanita. Wanita jika bercerita, cenderung menceritakan segalanya, tujuannya adalah hanya ingin didengarkan.&lt;br /&gt;Sedangkan pria hanya menceritakan apa yang perlu diceritakan, tapi saat pria sudah bercerita, dia akan mengharapkan masukan/feedback. Saat pria tidak mau bercerita, jangan dipaksa untuk bercerita, itu artinya “percayalah, aku ingin mencoba menyelesaikan sendiri masalah ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi :&lt;br /&gt;Jika anda adalah seorang pria, pasangan anda menceritakan menceritakan bagaimana dia sedang bete gara-gara di rumah ada protes gara-gara masakannya terlalu asin. Jika demikian, janganlah anda sampat mengeluarkan pernyataan “resepnya bener gak??” ato “emang masukin garamnya seberapa banyak??”. Hal ini akan membuat pasangan anda semakin marah sebab merasa diremehkan. Pasangan anda bercerita hanya ingin didengarkan saja, tidak mengharap feedback atau kritik.&lt;br /&gt;Berbeda dengan pria, saat pria bercerita, maka dia akan mengharapkan masukan. Saat pria bercerita dan tidak memperoleh masukan, atau bahkan hanya mendapat omelan, dijamin pria tersebut tidak akan pernah bercerita lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang memotivasi pria dan wanita&lt;br /&gt;Untuk menjalin hubungan, kita selalu membutuhkan motivasi. Motivasi ini yang akan menjadi semangat seseorang untuk semakin mencintai pasangannya. Tapi hal yang bisa menjadi motivasi bagi pria dan wanita adalah berbeda. Hal yang memotivasi pria untuk semakin mencintai pasangannya adalah “perasaan dibutuhkan”. Sedangkan hal yang memotivasi wanita untuk semakin mencintai pasangannya adalah “perasaan dicintai”. Jika anda ingin pasangan anda semakin mencintai anda, bangkitkanlah suasana atau perasaan yang bisa memotivasinya.&lt;br /&gt;Wanita tidak ingin “perasaan dibutuhkan” sebagai motivasinya, sebab bisa merasa dianggap pembantu dan menjadi marah, so don’t even try this, guys…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Ilustrasi :&lt;br /&gt;Tersebutlah sepasang muda-mudi pacaran bernama Tono dan Tini. Suatu saat, Tini sedang rapat dan pulang sangat malam. Tini menelepon Tono untuk dijemput. Tono bersedia menjemput dengan pertimbangan dia dibutuhkan karena waktunya sudah malam. Saat menjemput, Tono melihat Tini menunggu di luar gedung dengan teman-temannya dan sedang bercanda dengan asiknya. Saat tau Tono datang, Tini segera berpamitan dan pulang dengan Tono. Selama perjalanan, Tini merasa kelelahan dan hanya diam dengan menyandarkan kepala ke bahu Tono. Tono BISA memiliki pikiran “Mengapa Tini sekarang diam, sedangkan tadi demikian gembira dengan teman-temannya??”, ”apakah Tini sedang marah ??” ,”Apakah saya hanya dibutuhkan sebagai ojek??”, pikiran-pikiran ini yang akan menurunkan motivasi Tono dalam mencintai Tini. Jika Tini memang kelelahan, seharusnya Tini tidak merubah sikap secara drastis tanpa mengkomunikasikannya dengan Tono. Tini harus menunjukkan bahwa dia masih membutuhkan Tono. Minimal Tini mengatakan terima kasih dan ma’af jika dia kelelahan dan hanya ingin diam dan bersandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosi pria dan wanita&lt;br /&gt;Wah… untuk hal ini, kita semua pasti tau bahwa pria kebanyakan memiliki emosi yang cenderung stabil. Di sisi lain, wanita memiliki memiliki emosi yang seperti gelombang laut. Seperti kita ketahui, keadaan laut sangat dipengaruhi oleh kondisi bulan… hehehehe… tau kaaan…&lt;br /&gt;Emosi yang naik-turun seperti gelombang laut ini mencapai puncak saat wanita sedang awal masa menstruasi. Keadaan ini yang membuat banyak pria pusink tujuh keliling.. Well, jika seorang pria mengalami keadaan ini, pilihannya hanya ada 2 : jika merasa kuat, dia bisa mencoba melayani semua keinginan sang wanita. Jika merasa tidak kuat, mungkin bisa meminta ijin untuk tidak bertemu sementara waktu.&lt;br /&gt;Emosi pria yang cenderung stabil, juga bisa membuat wanita gondok. Wanita pada dasarnya selalu bercerita untuk didengarkan. Mendengarkan di sini adalah bahwa pria harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh meski tanpa memberikan komentar. Tapi emosi pria yang stabil,kadang membuat ekspresi pria juga stabil (lempeng jugak… . Hal ini akan memberikan kesan bahwa sang pria tidak mendengarkan apa yang diceritakan sang wanita…. Bisa ribut lagi deeeeeh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan cinta pria dan wanita&lt;br /&gt;Dari dulu, wanita terkenal dengan cintanya yang tulus dan kesetiaan bagai merpati. Memang benar… Hal ini karena wanita cenderung konstan dalam memiliki dan mengekspresikan cintanya. Wanita kebanyakan ingin bersama terus dengan pasangannya dalam setiap aktivitas. Hal ini berbeda dengan pria. Perasaan cinta pria memiliki karakteristik seperti karet gelang. Pria cenderung membutuhkan kebebasannya untuk menjauh sementara dari sang wanita untuk mendapatkan kembali cintanya… seperti karet gelang yang ditarik, dan dilepaskan. Saat sang pria ingin keluar dari dunia berdua, disimbolkan dengan karet gelang yang diregangkan. Dan saat sudah mendapatkan kebebasannya, dia akan kembali dengan cinta yang lebih segar dan rasa rindu yang baru, kembali ke pangkuan kekasih. Hal ini disimbolkan karet gelang yang sudah diregangkan kemudian dilepaskan dan meloncat kembali ke asalnya. Dalam hal ini, wanita harus pandai-pandai mengelola kebutuhan pria akan kebebasan dan jangan dikekang. Kebebasan bukan berarti kebebasan mutlak, tapi kebebasan yang bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Itulah sekelumit informasi tentang pria dan wanita. Well, jujur ajah informasi diatas lebih pas digunakan untuk memelihara hubungan pria-wanita yang sudah terjalin. Informasi tersebut tidak cocok untuk kondisi pedekate… Informasi diatas juga mungkin kurang akurat, sebab karakter, sikap, dan sifat manusia (baik pria maupun wanita) sangat bergantung pada keluarga dan lingkungan dimana dia tumbuh. Pada prinsipnya, ada hal-hal yang memang tidak bisa diubah, tapi janganlah hal tersebut selalu dijadikan kambing hitam. Misal, emosi yang impulsif saat menstruasi wanita, janganlah dijadikan senjata untuk membenarkan diri. Kita tetap harus bisa mengendalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga pria yang susah menyimak dan mendengarkan pasangan, janganlah menyalahkan takdir… Kita tetap bisa belajar untuk lebih bisa mendengarkan pasangan. Meski tidak bisa diubah, kita tetap harus bisa mengendalikannya. Musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri dan orang hebat adalah orang yang mampu mengalahkan dan mengendalikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul buku yang luar biasa itu adalah “Men are from Mars, Women are from Venus” (by John Gray) dan “Why Men don’t listen and Women don’t read Maps” (by Allan Pease).. Kenalilah pasangan anda, buka komunikasi, lakukan kompromi, dan saling belajar lah satu sama lain… Semoga hubungan anda harmonis dan langgeng…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-6052152979844446117?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/6052152979844446117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/men-are-from-mars-women-are-from-venus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6052152979844446117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/6052152979844446117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/men-are-from-mars-women-are-from-venus.html' title='Men from Mars, Women from Venus'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-9146674781840958543</id><published>2009-11-13T18:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:37:26.361-08:00</updated><title type='text'>Pria dan wanita</title><content type='html'>Kisah Pria dan Wanita&lt;br /&gt;posted in Inspirasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria &amp;amp; wanita. Pada saat Sang Pencipta&lt;br /&gt;telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus&lt;br /&gt;menciptakan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk&lt;br /&gt;menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia&lt;br /&gt;mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang&lt;br /&gt;rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,&lt;br /&gt;sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,&lt;br /&gt;kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu&lt;br /&gt;dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan&lt;br /&gt;bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari&lt;br /&gt;burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita&lt;br /&gt;dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya&lt;br /&gt;tidak merana dan kesepian seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,&lt;br /&gt;ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.&lt;br /&gt;Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu&lt;br /&gt;untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang&lt;br /&gt;untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup&lt;br /&gt;dengannya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu&lt;br /&gt;kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku&lt;br /&gt;memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu&lt;br /&gt;memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak&lt;br /&gt;enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,&lt;br /&gt;kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan&lt;br /&gt;menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja&lt;br /&gt;kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk&lt;br /&gt;disentuh. Aku suka akan senyumannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali&lt;br /&gt;kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan&lt;br /&gt;berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak&lt;br /&gt;lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak&lt;br /&gt;tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa&lt;br /&gt;yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga&lt;br /&gt;tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti&lt;br /&gt;hidup ini?’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima&lt;br /&gt;perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi&lt;br /&gt;kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:&lt;br /&gt;1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.&lt;br /&gt;2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.&lt;br /&gt;3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.&lt;br /&gt;4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.&lt;br /&gt;5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.&lt;br /&gt;6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-9146674781840958543?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/9146674781840958543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/pria-dan-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/9146674781840958543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/9146674781840958543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/pria-dan-wanita.html' title='Pria dan wanita'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-119489978582822756</id><published>2009-11-13T18:34:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T18:35:23.143-08:00</updated><title type='text'>Positif thinking aja kalle</title><content type='html'>KOMPAS.com - Berpikir positif amat besar manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali dalam urusan percintaan. Jangan dulu berpikir Anda adalah orang termalang sedunia kalau merasa tidak diperhatikan oleh kekasih. Sebab, justru itu bisa jadi suatu keuntungan bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacar jarang berkunjung&lt;br /&gt;Blessing: Anda punya waktu lebih untuk diri sendiri.&lt;br /&gt;Banyak perempuan mengeluh tentang pasangan yang overpossessive dan tidak memberikan ruang gerak kepada dirinya. Mau pergi sama teman-teman, mesti lapor sejak dua minggu sebelumnya. Itu pun belum tentu diberi izin. Mau pergi window shopping atau santai-santai di spa, si dia cemberut karena merasa dicuekin. Berkaca pada pengalaman tersebut, Anda jadi memilih untuk bersyukur karena punya banyak waktu untuk memanjakan diri sendiri, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si dia tak pernah antar-jemput&lt;br /&gt;Blessing: Anda punya banyak cerita yang bisa dibagi saat berjumpa dengannya.&lt;br /&gt;Komitmen untuk pacaran tidak selalu seiring sejalan dengan komitmen untuk mengantar jemput, lho. Kalau Anda selalu menuntut hal tersebut dari dia, berarti Anda memperlakukan kekasih tak ubahnya supir taksi atau bis kota. Apa salahnya pulang pergi sendirian, kalau cara itu memang lebih praktis bagi Anda berdua? Malah, ketika bertemu si dia nanti, Anda tak akan kehabisan obrolan lantaran banyaknya kisah yang bisa diceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok tingkahnya seperti keponakan saya?&lt;br /&gt;Blessing: Anda merasa lebih fun ketika berada dekat dengannya.&lt;br /&gt;Kedewasaan pola pikir terkadang tidak berbanding lurus dengan kedewasaan penampilan dan pembawaan. Boleh jadi, kekasih Anda yang masih hobi main game perang-perangan di Timezone serta gemar memakai topi bergambar Batman ke mana-mana justru punya kepribadian yang lebih matang dibanding Anda. Ambil saja sisi baiknya. Punya pasangan yang masih bisa merasakan kesenangan ala kanak-kanak justru bisa membuat hidup Anda lebih ceria dan berwarna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan cuek berpenampilan&lt;br /&gt;Blessing: Semakin sedikit orang yang akan merebutnya dari Anda.&lt;br /&gt;Si dia malas mengikuti tren yang berlaku saat ini? Atau, malas pergi ke gym untuk membentuk body six pack seperti teman-temannya? Jika memang demikian, jangan dulu memprotesnya habis-habisan. Pasalnya, kadar “kegenitan” pria dalam berpenampilan sedikit banyak ikut pula mencerminkan seberapa besar atensinya terhadap lawan jenis. Termasuk juga, mempengaruhi seberapa banyak perempuan lain yang berminat untuk merebutnya dari tangan Anda, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja, kerja, kerja melulu.... Please, deh!&lt;br /&gt;Blessing: Kariernya tambah mapan.&lt;br /&gt;Diajak nonton di akhir pekan, si dia tidak bisa karena ada tugas keluar kota. Sudah begitu, dia juga rajin lembur sehingga sulit diajak kencan sepulang kerja. Siapa yang tidak kesal? Tetapi jangan keburu ngambek, non. Kalau penyebabnya memang urusan kerja, rasa-rasanya Anda tak perlu kesal berkepanjangan. Sebab, itu justru menunjukkan bahwa si dia punya komitmen tinggi untuk meraih sukses. Jika kekasih bertambah mapan dalam karier, Anda juga yang senang, kan? Siapa tahu, dalam waktu 5 bulan sudah akan ada cincin melingkar di jari manis Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia jarang memuji&lt;br /&gt;Blessing: Anda terpacu untuk terus berprestasi.&lt;br /&gt;Kekasih tidak melontarkan pujian ketika Anda berhasil memasak brownies yang superlezat? Dia juga tidak memberikan kata-kata manis ketika Anda tampil begitu cantik dalam balutan gaun pesta elegan? Wajar memang bila Anda merasa terabaikan olehnya. Tetapi, daripada merengut, lebih baik jadikan hal ini sebagai pendorong bagi Anda untuk terus berprestasi. Misal, selain brownies Anda juga belajar masak pepes tahu yang disukai kekasih dan berbagai jenis masakan lainnya. Tak ada salahnya pula bereksperimen menggunakan make up supaya penampilan Anda kian chic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon hanya tiga hari sekali&lt;br /&gt;Blessing: Anda bisa lebih berkonsentrasi kerja.&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih ampuh dalam memecahkan konsentrasi ketimbang dering telepon dari orang tercinta. Meski durasi obrolan bisa dibatasi hingga sekian menit saja, namun hingga beberapa saat setelahnya, isi percakapan Anda dengannya masih terngiang-ngiang di kepala. Makanya, sebenarnya ada baiknya juga bila pacar Anda tidak terlalu sering meng-up date kabar lewat telepon. Bukan hanya konsentrasi kerja yang terpelihara, tidak terlalu sering menelepon juga bisa menambah “greget” dan rasa kangen ketika Anda bertemu dia nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dikelilingi banyak perempuan&lt;br /&gt;Blessing: Berarti Anda adalah yang terbaik di antara mereka di matanya.&lt;br /&gt;Melihat kekasih begitu populer di antara kaum hawa terkadang memang bisa membuat hati kita deg-degan. Terlebih, apabila para “groupies” yang mengelilinginya itu punya wajah dan penampilan yang beda-beda tipis dengan para model di halaman mode. Padahal, kenyataan bahwa si dia telah memilih Anda di antara banyak perempuan yang mengelilinginya itu menunjukkan bahwa Anda adalah yang terbaik di antara mereka semua, lho.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-119489978582822756?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/119489978582822756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/positif-thinking-aja-kalle.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/119489978582822756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/119489978582822756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/positif-thinking-aja-kalle.html' title='Positif thinking aja kalle'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-1187236935177129446</id><published>2009-11-13T18:32:00.001-08:00</published><updated>2009-11-13T18:32:48.985-08:00</updated><title type='text'>Di Saat kalimat tak Lagi Bermakna</title><content type='html'>Beberapa pesan paling bermakna yang dikirimkan&lt;br /&gt;seseorang kepada orang lain, seringkali hanya&lt;br /&gt;dituangkan dalam beberapa kata, dua atu tiga kata.&lt;br /&gt;Saat kalimat tak lagi bermakna, kata-kata tersebut&lt;br /&gt;bisa menjadi kekuatan baru yang akan mempermanis&lt;br /&gt;hubungan anda, baik dengan teman, kekasih, rekan kerja&lt;br /&gt;ataupun keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata ini akan mampu memadamkan api yang membara,&lt;br /&gt;menghangatkan suasana dan menunjukkan pada orang lain&lt;br /&gt;betapa anda sangat peduli dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Selalu Bersamamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendampingi seorang teman yang tengah membutuhkan&lt;br /&gt;kehadiran kita, akan menjadi hal terindah yang bisa&lt;br /&gt;kita berikan. Saat kita bersedia mendampingi orang&lt;br /&gt;lain sama halnya kita telah menghadirkan suatu&lt;br /&gt;perasaan nyaman padanya atau bahkan pada diri kita&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan memperat hubungan persahabatan atu juga&lt;br /&gt;hubungan asmara. Kita akan disegarkan kembali secara&lt;br /&gt;fisik maupun emosional. Mungkin bagi sebagian orang&lt;br /&gt;kata, 'Aku selalu bersamamu' tak banyak berarti, namun&lt;br /&gt;bagi sebagian lainnya kata ini bermakna sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Merindukanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan banyak pernikahan bisa terselamatkan dan kian&lt;br /&gt;kokoh jalinannya jika saja banyak pasangan bersedia&lt;br /&gt;meluangkan beberapa menit untuk sekedar mengatakan&lt;br /&gt;'Aku merindukanmu' pada pasangannya. Kata-kata ini&lt;br /&gt;menunjukkan kepada pasangan bahwa kita mencintainya,&lt;br /&gt;merindukannya, menginginkannya dan selalu&lt;br /&gt;mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Menghormatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghormati satu sama lain adalah satu jalan untuk&lt;br /&gt;menunjukkan kasih sayang. saat kita menghormati&lt;br /&gt;seseorang, sama halnya dengan kita menempatkan orang&lt;br /&gt;tersebut pada posisi yang sama dengan kita. Ini adalah&lt;br /&gt;cara paling efektif untuk membina sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda Benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ini sangat bermakna saat digunakan dalam sebuah&lt;br /&gt;perdebatan ataupun suasana yang diliputi emosi tinggi.&lt;br /&gt;Kata-kata 'Mungkin Anda Benar' adalah cara halus untuk&lt;br /&gt;mengakui 'Bahwa Saya Salah'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan Aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hubungan yang bisa diperbaiki kembali jika saja&lt;br /&gt;orang bersedia mengakui kesalahannya dan meminta maaf.&lt;br /&gt;Semua orang tak pernah luput dari kesalahan, khilaf&lt;br /&gt;dan juga cela. Seorang pria tak perlu merasa rendah&lt;br /&gt;hanya karena ia harus mengucapkan kata maaf pada orang&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kita sadari kata 'Terima Kasih' sama halnya&lt;br /&gt;dengan sebuah penghargaan, pengakuan kepada orang&lt;br /&gt;lain. Orang-orang yang menikmati hubungan yang indah,&lt;br /&gt;tak pernah lupa untuk sekedar berterimakasih meskipun&lt;br /&gt;untuk hal-hal kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita lupa bahwa untuk berterimakasih, tidak&lt;br /&gt;harus selalu dengan kata-kata. Kita bisa melakukannnya&lt;br /&gt;dengan tindakan lain, misalnya dengan memberi senyuman&lt;br /&gt;hangat atau tatapan mata bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersandarlah Padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teman sejati berjalan masuk, ketika orang lain&lt;br /&gt;berjalan keluar". Kesetiaan adalah unsur terpenting&lt;br /&gt;dalam sebuah hubungan. Sahabat yang baik akan selalu&lt;br /&gt;ada saat dibutuhkan dan rela memberikan bahunya untuk&lt;br /&gt;tempat bersandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan Aku Membantumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman ataupun pasangan yang baik akan selalu mengerti&lt;br /&gt;apa yang kita butuhkan dan berusaha untuk memenuhinya.&lt;br /&gt;Saat kita terluka, mereka akan mencoba menyembuhkannya&lt;br /&gt;meski kita tak pernah mengatakan tentang luka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan kian dekat dengan orang lain saat&lt;br /&gt;mereka merasa bahwa orang tersebut menerima dan&lt;br /&gt;mengerti mereka. Menunjukkan pada teman atau pasangan&lt;br /&gt;bahwa kita mengerti mereka, adalah jalan terbaik untuk&lt;br /&gt;menjaga keutuhan sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Selalu Mendukungmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang terdekat kita mungkin memiliki hoby dan&lt;br /&gt;kegemaran yang unik. Mendukung dan selalu memberikan&lt;br /&gt;semangat akan lebih baik daripada kita mempertanyakan&lt;br /&gt;hoby mereka. Ini akan membuat mereka menyadari bahwa&lt;br /&gt;kita tak menganggap mereka berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Menyayangimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua kata-kata yang telah saya paparkan diatas,&lt;br /&gt;tak ada yang akan mampu menandingi efek kata 'Aku&lt;br /&gt;Menyayangimu'. Ungkapkan kata ini pada mereka yang&lt;br /&gt;anda anggap pantas menerimanya, untuk menunjukkan&lt;br /&gt;bahwa mereka sangat istimewa untuk anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-1187236935177129446?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/1187236935177129446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/di-saat-kalimat-tak-lagi-bermakna.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1187236935177129446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1187236935177129446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/di-saat-kalimat-tak-lagi-bermakna.html' title='Di Saat kalimat tak Lagi Bermakna'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-1199344517816970370</id><published>2009-11-13T18:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:27:35.681-08:00</updated><title type='text'>Mengapa engkau begitu sempurna</title><content type='html'>1. Do'a wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat&lt;br /&gt;daripada lelaki. Ketika ditanya kepada rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab&lt;br /&gt;baginda : " Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak&lt;br /&gt;akan sia-sia".&lt;br /&gt;2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.&lt;br /&gt;3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang&lt;br /&gt;senantiasa menangis Karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan&lt;br /&gt;diharamkan api neraka keatas tubuhnya.&lt;br /&gt;4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang, makanan dari pasar kerumah) lalu&lt;br /&gt;diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah&lt;br /&gt;mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai&lt;br /&gt;akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S&lt;br /&gt;5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku (Rasulullah&lt;br /&gt;SAW) di dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga Saudara perempuan atau&lt;br /&gt;dua Saudara perempuan , lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka&lt;br /&gt;dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga.&lt;br /&gt;7. Dari Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak&lt;br /&gt;perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka akan menjadi&lt;br /&gt;penghalang baginya api neraka."&lt;br /&gt;8. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;9. Apabila memanggilmu dua orang ibu bapamu maka jawablah panggilan ibumu dahulu.&lt;br /&gt;10.Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan&lt;br /&gt;terbuka pintu-pintu surga . Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan&lt;br /&gt;tidak dihisab.&lt;br /&gt;11.Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara,&lt;br /&gt;malaikat di langit, matahari dan bulan , semuanya beristigfar baginya selama dia&lt;br /&gt;taat kepada suaminya dan rekannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).&lt;br /&gt;12.Aisyah r.a. berkata " aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar&lt;br /&gt;haknya terhadap wanita? Jawab baginda "suaminya". Siapa pula berhak terhadap&lt;br /&gt;lelaki?" jawab Rasulullah SAW "Ibunya"&lt;br /&gt;13.Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara&lt;br /&gt;kehormatannya serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja&lt;br /&gt;yang dia kehendaki&lt;br /&gt;14.Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT&lt;br /&gt;memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya (10.000 tahun)&lt;br /&gt;15.Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristigfarlah&lt;br /&gt;para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000&lt;br /&gt;kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.&lt;br /&gt;16.Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT&lt;br /&gt;mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT&lt;br /&gt;17.Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti&lt;br /&gt;keadaan ibunya melahirkan&lt;br /&gt;18.Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan&lt;br /&gt;dari susunya diberi satu kebajikan&lt;br /&gt;19.Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah&lt;br /&gt;SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk&lt;br /&gt;membela agama Allah SWT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(THE SOURCE:GUDANG TIPS DAN  ILMU PENGETAHUAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-1199344517816970370?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/1199344517816970370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/mengapa-engkau-begitu-sempurna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1199344517816970370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/1199344517816970370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/mengapa-engkau-begitu-sempurna.html' title='Mengapa engkau begitu sempurna'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-8681287994777891297</id><published>2009-11-02T03:01:00.001-08:00</published><updated>2009-11-02T03:09:34.451-08:00</updated><title type='text'>Tolong Sampaikan</title><content type='html'>Tolong sampaikan pada si dia… Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya… Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya… Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa… Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa… Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa… Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya… Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga… Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya… Tolong ingatkan si dia, aku terpikat kerana imannya bukan rupa… Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta… Tolong ingatkan si dia aku kasihinya kerana santunnya… Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia… Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya… Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya… Tolong sedarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa… Tolong sedarkan si dia, aku masih milik keluarga… Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya… Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana… Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta… Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya… Tolong pesan padanya, aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya… Tolong pesan padanya, aku tak mahu menjadi punca kegagalannya… Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya… Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mahu melekakan dia… Tolong khabarkan pada si dia, aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita- citanya… Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku… Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga… Tolong sampaikan pada si dia, cinta kerana Allah tidak ternilai harganya… Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa… Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri… Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia… Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia… Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya… Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-8681287994777891297?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/8681287994777891297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/tolong-sampaikan-kepada-si-dia-rabb_02.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8681287994777891297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8681287994777891297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/tolong-sampaikan-kepada-si-dia-rabb_02.html' title='Tolong Sampaikan'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-8076224031385145616</id><published>2009-11-02T03:01:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T18:29:22.321-08:00</updated><title type='text'>IT IS ME...</title><content type='html'>Aku bukanlah mawar yang merah merekah penuh pesona, Aku pun bukan bunga Angrek dan Anyelir yang begitu Indah di pandang mata. Aku hanyalah bunga Bakung Ungu kecil, Walaupun demikian..aku percaya Allah memberiku kelebihan diatas kekurangannku yang begitu banyak. Kudapat tebarkan senyum, semerbak bunga mawar. Keindahan anyelir dalam sapaku..kekuatan angrek yang dapat merekah dibatu-batu. Insya Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diriku bukan mentari yang selalu temani bumi, namun ku kan memberi sinar yang aku miliki. Ku bukan rembulan yang setia pada malam, namun ku mencoba ada di samping mu saat kau butuhkan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Aku meminta pada Allah setangkai bunga indah, Dia beri aku kaktus berduri. Aku meminta binatang mungil dan elok, tapi Dia beri aku ulat berbulu. Aku kecewa, sedih dan protes, Betapa tidak adilnya hidup ini. Tetapi kemudian kaktus itu berbunga, bahkan bunganya sangat indah dan ulat itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang sangat elok, itulah jalan Allah..Aku percaya..semua akan menjadi Indah pada waktunya..Dia tidak memberi apa yang aku minta, tetapi Dia beri yang aku perlukan..Semoga aku tetap dapat menjadi hambanya yang pandai bersyukur..amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-8076224031385145616?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/8076224031385145616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/tolong-sampaikan-kepada-si-dia-rabb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8076224031385145616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/8076224031385145616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/tolong-sampaikan-kepada-si-dia-rabb.html' title='IT IS ME...'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-558190766545019968.post-3737626638231778645</id><published>2009-11-02T02:58:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T03:00:41.958-08:00</updated><title type='text'>Sebaris Doa Untuk si Dia</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ya ALLAH,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang tidak hanya memujaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu &amp;amp; situasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Aku tidak meminta seorang yang sempurna,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dan aku juga meminta:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat,pria itu bangga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dan bukan hal buruk saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dan slalu meberikan semangat untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; aku berharap kami berdua dapat mengatakaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Betapa besarnya ALLAH itu karena Dia telah memberikan kepadaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/558190766545019968-3737626638231778645?l=oasekehidupancinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/feeds/3737626638231778645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/sebaris-doa-untuk-si-dia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/3737626638231778645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/558190766545019968/posts/default/3737626638231778645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://oasekehidupancinta.blogspot.com/2009/11/sebaris-doa-untuk-si-dia.html' title='Sebaris Doa Untuk si Dia'/><author><name>oase kehidupan cinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13916953879308139965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fchAcie5cNQ/SxCdSHa4FVI/AAAAAAAAACs/7ZLpOTON4aI/S220/IdulAdha.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
